Covid-19 Mereda, Sektor Ekonomi di Kabupaten Tangerang Merangkak Naik karena 2 Faktor Ini

Meredanya kasus Covid-19 membuat sektor ekonomi di Kabupaten Tangerang mulai bergeliat lagi. Dua faktor ini membantu pertumbuhan ekonomi di Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Suasana kawasan wisata Padi padi di Jalan Pakuhaji Nomor 32, Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang viral karena pemandangannya yang masih asri - Meredanya kasus Covid-19 membuat sektor ekonomi di Kabupaten Tangerang mulai bergeliat lagi. Dua faktor ini membantu pertumbuhan ekonomi di Tangerang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Meredanya kasus Covid-19 membuat sektor ekonomi di Kabupaten Tangerang mulai bergeliat lagi.

Sebab, Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri telah memastikan kalau aktivitas sosial dan ekonomi di wilayahnya telah berangsur pulih.

Terutama pada tahun 2022 yang menunjukan adanya pergerakan ekonomi yang signifikan.

Hal itu diketahui dari peningkatan pajak restoran dan hiburan di semester pertama tahun 2022.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budi mengatakan, realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha hiburan dan restoran di Kabupaten Tangerang, telah melampaui target penerimaan.

Baca juga: Bank Digital Terbesar di Dunia Dibangun di Tangerang, Ketua MPR Sebut Kripto Tumbuhkan Ekonomi RI

"Penerimaan naik dari tahun 2019. Untuk pajak restoran saja dari target semula sebesar Rp 323 miliar sudah terlampaui," ujar Slamet, Jumat (23/9/2022).

"Makanya dalam RAPBD 2022 kita revisi, kita naikan targetnya menjadi Rp 386 miliar," sambung dia lagi.

Pasalnta, pajak dari sektor hiburan di Kabupaten Tangerang juga meningkat tajam.

Setelah dua tahun lamanya tidak diadakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembalu menggelar Car Free Day (CFD) di tujuh wilayah Kecamatan di Kota Tangerang, Minggu (11/9/2022).
Setelah dua tahun lamanya tidak diadakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembalu menggelar Car Free Day (CFD) di tujuh wilayah Kecamatan di Kota Tangerang, Minggu (11/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Pajak hiburan kita dari target semula sebesar Rp 35 miliar, kita naikan menjadi Rp 40 Miliar dan sekarang dinaikan kembali menjadi Rp 50 miliar," jelas Slamet.

Dari fakta di atas, ia memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di kabupaten Tangerang hampir menuju normal sebelum terpapar Covid-19.

"Saya optimis akhir tahun semua target penerimaan dari dua sektor tersebut dapat tercapai," pungkas Slamet.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved