KPK OTT Suap Perkara MA: 6 Orang Ditahan, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Pemilik Rp 10,78 M "Lolos"

Pada 2013, Sudrajad Dimyati juga mencalonkan diri sebagai hakim agung MA namun gagal karena tersandung dugaan suap terkait "lobi" di toilet.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Kolase TribunJakarta.com/Tribunnews
KPK menahan enam orang dari 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), pada Jumat (23/9/2022). Tersangka yang tidak ikut terjaring dalam OTT KPK ini di antaranya hakim agung Sudrajad Dimyati, pemilik kekayaan Rp 10,78 miliar. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang di Jakarta dan Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (22/9/2022), terkait dugaan suap terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

Hakim agung Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA meski tidak ikut terjaring dalam OTT KPK kali ini.

KPK menyatakan hakim agung Sudrajad Dimyati menerima Rp800 juta dari rangkaian dugaan kasus suap ini melalui hakim yustisial/panitera pengganti MA, Elly Tri Pangestu.

"SD (Sudrajad Dimyati) menerima sekitar sejumlah Rp800 juta yang penerimaannya melalui ETP (Elly Tri Pangestu)," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022) dini hari.

Firli menjelaskan kronologi OTT kali ini.

Baca juga: Baru Selesai Menjabat 22 Mei 2022, Eks Wali Kota Yogyakarta Dua Periode Kena OTT KPK

Bermula pada Rabu 21 September 2022, pihak KPK menerima informasi adanya pengacara bernama Eko Suparno selaku kuasa hukum Intidana akan menyerahkan uang uang kepada Desy Yustria, seorang PNS pada Kepaniteraan MA.

Penyerahan uang dilakukan di salah satu hotel di Bekasi, Jawa Barat, pukul 16.00 WIB.

Ketua KPK Firli Bahuri dan penyidik KPK menunjukkan barang bukti dari operasi tangkap tangan (OTT) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022). KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka dan menahan enam orang di antaranya dari OTT ini, empat orang lainnya seperti hakim agung Sudrajad Dimyati, belum ditahan.
Ketua KPK Firli Bahuri dan penyidik KPK menunjukkan barang bukti dari operasi tangkap tangan (OTT) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022). KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka dan menahan enam orang di antaranya dari OTT ini, empat orang lainnya seperti hakim agung Sudrajad Dimyati, belum ditahan. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Desy diketahui merupakan tangan panjang dari Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

Pada Kamis, (22/9/2022) pukul 01.00 WIB dini hari KPK kemudian bergerak dan menangkap Desy di rumahnya.

“Beserta uang tunai sejumlah sekitar 205.000 Dolar Singapura,” kata Firli. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved