KPK OTT Suap Perkara MA: 6 Orang Ditahan, Hakim Agung Sudrajad Dimyati Pemilik Rp 10,78 M "Lolos"

Pada 2013, Sudrajad Dimyati juga mencalonkan diri sebagai hakim agung MA namun gagal karena tersandung dugaan suap terkait "lobi" di toilet.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Kolase TribunJakarta.com/Tribunnews
KPK menahan enam orang dari 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), pada Jumat (23/9/2022). Tersangka yang tidak ikut terjaring dalam OTT KPK ini di antaranya hakim agung Sudrajad Dimyati, pemilik kekayaan Rp 10,78 miliar. 

Di tempat lain, Tim KPK juga bergerak mencari dan menangkap Eko Suparno dan Yosep Parera selaku kuasa hukum Intidana di Semarang, Jawa Tengah.

Setelah itu, para terduga pelaku berikut barang bukti yang diamankan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan.

Kemudian, seorang PNS di MA bernama Albasri mendatangi gedung KPK guna menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta.

Dari rangkaian OTT ini, KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka.

Mereka adalah, Sudrajad Dimyati, Hakim Yustisial/Panitera Pengganti Mahkamah Agung bernama Elly Tri Pangestu, serta PNS Kepaniteraan Mahkamah Agung Desy Yustria dan Muhajir Habibie.

Baca juga: Merasa Difitnah Terlibat Suap, Tangis Ade Yasin Pecah di Persidangan

Kemudian, dua PNS di MA bernama Redi dan Albasri, Yosep Parera dan Eko Suparno selaku pengacara dan dua Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID Ivan Dwi Kusuma Sujanto dan Heryanto Tanaka.

Meski begitu, sejauh ini KPK baru menahan enam tersangka.  

Empat orang tersangka lainnya yakni hakim agung Sudrajad Dimyati, Redi, Ivan Dwi Kusuma, dan Heryanto Tanaka, belum dilakukan penahanan.

Duduk Perkara

Gedung Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara 9, Gambir, Jakarta Pusat.
Gedung Mahkamah Agung (MA) di Jalan Medan Merdeka Utara 9, Gambir, Jakarta Pusat. (mahkamahagung.go.id)

Firli mengatakan kasus ini terkait dengan dugaan suap pengurusan perkara di MA untuk pengkondisian putusan kasasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved