Pemkot Jakarta Timur Gerebek Lumpur di Sejumlah Waduk untuk Antisipasi Banjir

Pemkot Jakarta Timur bakal melakukan gerebek lumpur di sejumlah waduk guna mencegah banjir saat musim hujan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses gerebek lumpur di aliran Kali Sunter wilayah RW 10 dan RW 12 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021). Terkini, Pemkot Jakarta Timur bakal melakukan gerebek lumpur di sejumlah waduk guna mencegah banjir saat musim hujan yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemkot Jakarta Timur bakal melakukan gerebek lumpur di sejumlah waduk guna mencegah banjir saat musim hujan yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun 2022.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Kusmanto mengatakan gerebek tersebut dilakukan guna memaksimalkan daya tampung debit air.

"Tanggal 28 September kita mulai program gerebek lumpur. Pengerjaan gerebek lumpur itu ditargetkan akan terus dilakukan hingga Desember 2022," kata Kusmanto, Jumat (23/9/2022).

Waduk yang jadi sasaran di antaranya Waduk Agro Wisata Cilangkap, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung dan Waduk Halim, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar

Sebanyak 300 personel gabungan serta 35 alat berat yang terdiri dari ekskavator amfibi, long arm hingga dumptruck akan dikerahkan untuk mengangkut sedimen lumpur drama waduk.

Baca juga: Anak Buah Anies Klaim Program Sumur Resapan dan Gerebek Lumpur Berhasil Cegah Banjir

"Dari target diatas mudah-mudahan dapat mencegah adanya banjir kiriman dari luapan Kali Sunter di pemukiman warga (Kelurahan) Cipinang Melayu," ujarnya.

Rencananya kegiatan gerebek lumpur yang melibatkan petugas PPSU, Sudin Sumber Daya Air (SDA), Sudin Lingkungan Hidup, dan sektor lain ini akan dipimpin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebagai informasi di wilayah Jakarta Timur terdapat sejumlah lokasi rawan banjir karena berdekatan dengan sejumlah aliran kali, di antaranya Kali Ciliwung, Kali Sunter, dan Kali Cipinang.

Sementara wilayah rawan banjir saat musim hujan di antaranya permukiman warga wilayah Kecamatan Jatinegara, Kecamatan Kramat Jati, dan Kecamatan Makasar.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved