Cerita Kriminal

Tawuran Pelajar di Bekasi Telan Korban Jiwa, Polisi Ringkus Enam Tersangka

Tawuran pelajar di Jalan Sultan Agung Bekasi menelan korban jiwa, Polsek Medan Satria meringkus enam orang tersangka.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Tribunnews
Ilustrasi tawuran pelajar - Tawuran pelajar di Jalan Sultan Agung Bekasi menelan korban jiwa, Polsek Medan Satria meringkus enam orang tersangka. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Tawuran pelajar di Jalan Sultan Agung Bekasi menelan korban jiwa, Polsek Medan Satria meringkus enam orang tersangka.

Kapolsek Medan Satria Kompol Efendi mengatakan, tawuran terjadi pada Selasa (19/9/2022) sekira pukul 19.00 WIB.

"Tawuran pelajar hingga mengakibatkan satu orang korban jiwa berinisial MK," kata Efendi dalam keterangan pers, Jumat (23/9/2022).

Keenam tersangka yakni, RN (18), RAG (17), ST (17), MD (17) dan Z (16) serta pelaku yang berperan sebagai admin media sosial berinisial ST (17).

Tawuran ini melibatkan pelajar dari SMK Negeri 11 Bekasi Utara dengan SMK 13 Bekasi Utara yang bergabung dengan SMK Patriot Bekasi.

Baca juga: Diduga Ada Provokator Dalam Tawuran di Manggarai, Polisi: Jangan Sampai Diadu Domba

"Berawal dari ajakan tawuran  melalui sosial media, dua kelompok pelajar ini bertemu di Jalan Sultan Agung tepatnya di depan Amin Motor," jelasnya.

Melihat jumlah lawan cukup banyak, kelompok korban berusaha putar balik.

Tetapi, MK terjatuh dan menjadi bulan-bulanan kelompok pelaku.

Ilustrasi bentrokan ormas
Ilustrasi bentrokan (net google)

"Saat itu juga korban terkena sabetan celurit dari kelompok lawan, yang mengenai bagian perut dan kaki korban," paparnya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak dapat terselamatkan. Polisi langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil meringkus enam orang tersangka.

Akibat perbuatannya, keenam tersangka dikenakan pasal 170 ayat 2 KUHPidana tentang pengeroyokan hingga menyebabkan meninggal dunia.

"Serta pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata dengan ancaman penjara 12 tahun," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved