Tak Sadar Habisi Istri Karena Anak, Suami di Palopo Menyesal: Saya Tak Ada Niat Membunuh

Rahmat mengaku murni melakukan tindakan tersebut lantaran emosi sesaat. Kini ia menyesal membunuh sang istri.

Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi mayat. Rahmat mengaku murni melakukan tindakan tersebut lantaran emosi sesaat. Kini ia menyesal membunuh sang istri. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Penyesalan kini dirasakan Rahmat, pria asal Palopo yang tak sadar telah membunuh istrinya karena anak.

Rahmat mengaku murni melakukan tindakan tersebut lantaran emosi sesaat.

Rahmat pun turut mendapatkan luka di bagian perutnya akibat ulah sang istri saat cekcok.

Ya, Rahmat, pelaku pembunuhan terhadap istrinya hingga Jumat (23/9/2022) masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tusuk benda tajam di bagian perut saat cekcok dengan istrinya.

Saat ditangkap polisi di rumah tantenya, pada Selasa (20/9/2022) pagi, Rahmat dalam kondisi terluka.

Dia menderita dua luka bekas tusuk di perut.

Baca juga: Andai Tak Bunuh Brigadir J, Segini Gaji dan Uang Pensiun yang Bakal Diterima Ferdy Sambo

Karena itu pelaku pembunuhan Adinda Zahra Raswana atau WA (27) ini tidak dibawa ke Mapolres Palopo melainkan ke salah satu rumah sakit di Palopo untuk menjalani perawatan medis.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di kamar eks Wisma Surya, Jl Andi Djemma, Palopo, Senin (19/9/2022) lalu.

Namun RA mengaku baru mengetahui istrinya meninggal dunia setelah dirinya ditangkap polisi.

"Saya tidak pernah menduga jika istri saya meninggal dunia, saya menyesal," kata RA.

Ia mengaku terpaksa menikam istrinya lantaran dirinya terlebih dulu kena tikam pada bagian perut dua kali.

Dikatakan RA, istrinya yang pertama kali menikamnya setelah merampas badik dari tangannya saat mereka cekcok.

RA menceritakan, pada Senin (19/9/2022) dia diberitahu ibunya jika anaknya yang berusia lima tahun sedang sakit.

Dia mengalami panas tinggi sudah beberapa hari dan dokter di Puskesmas menyarankan agar dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan darah karena dikhawatirkan terkena penyakit Demam Berdarah (DBD).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved