Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Air Mata Rosti Simanjuntak Tak Terbendung Ingat Sosok Brigadir J: Antara Percaya Enggak Percaya

Air mata ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak tak terbendung mengingat sang anak tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Orangtua Brigadir J Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak. Air mata ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak tak terbendung mengingat sang anak tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo, Sabtu (24/9/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak menangis saat mengingat sosok sang anak, Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

Hati Rosti Simanjuntak hancur berantakan saat mendengar kabar Brigadir J tewas pada Juli lalu.

Hingga kini, Rosti masih sulit menerima kenyataan Brigadir J sudah berpulang.

"Kalaupun diceritakan, sangat berat, mungkin kalau saya ceritakan, antara percaya enggak percaya," kata Rosti diwawancarai di sebuah kafe di Jambi, pada Sabtu (24/9/2022)

Air mata Rosti pun tidak terbendung mengingat Brigadir J merupakan harta paling berharga miliknya.

Baca juga: Jeritan Hati Ibu Brigadir J di Hari ke-78, Menangis Ingat Hartanya yang Berharga Diambil Ferdy Sambo

Rosti mengungkapkan sang anak selalu menuruti perintah orangtuanya.

"Semenjak kecil, memang anak ini dititipkan Tuhan, merupakan harta yang berharga di keluarga kami, terlebih saya ibunya yang sudah melahirkan, membesarkan, mandiri mengajarinya," ujar Rosti Simanjuntak dikutip dari Youtube Bonapasongit Studio.

Dalam keadaan apapun, Brigadir J tidak pernah mengeluh atau membantah ucapan sang ibu.

Rosti Simanjuntak Ibu Brigadir Yosua terlihat mengusap air mata saat Samuel Hutabarat Ayah Brigadir Yosua menjelaskan kondisi anaknya saat pertama kali membuka peti.
Rosti Simanjuntak Ibu Brigadir Yosua terlihat mengusap air mata saat Samuel Hutabarat Ayah Brigadir Yosua menjelaskan kondisi anaknya saat pertama kali membuka peti. (TRIBUNJAMBI.COM/DANANG NOPRIANTO)

"Apapun penderitaannya, dia (Yosua) menerima dan tidak pernah berkata apapun saking penurutnya, dan patuhnya, itu kelebihan di antara mereka berempat," kata Rosti Simanjuntak.

Mengenang sosok Brigadir J, Rosti menyebut putranya bisa mengerjakan semua pekerjaan.

Tak hanya itu, almarhum Brigadir J juga diakui Rosti Simanjuntak adalah anak yang peka.

"Dia dari kecil diberi Tuhan suatu feeling, instingnya luar biasa, yang bisa mengerti kondisi mamanya, bahkan kakak dan adiknya," akui Rosti Simanjuntak.

Lantaran hal tersebut, Rosti sangatlah dekat dengan Brigadir J.

Baca juga: Brigjen Hendra Kurniawan Saksi Kunci Obstruction Of Justice Kasus Brigadir J, Kapan Sidang Etiknya?

Semasa hidupnya, Brigadir J selalu menelepon Rosti Simanjuntak setiap hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved