Anies Baswedan Targetkan Swasta Bangun Rusunawa di Pulau Reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pihak swasta membangun Rusunawa di beberapa lokasi, termasuk di Pulau Reklamasi.

KOMPAS/RIZA FATHONI
Kawasan reklamasi Pulau D yang sekarang bernama Kawasan Pantai Maju di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/6/2019).Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pihak swasta membangun Rusunawa di beberapa lokasi, termasuk di Pulau Reklamasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pihak swasta membangun rumah susun sewa (Rusunawa) di beberapa lokasi, termasuk di Pulau Reklamasi yakni Pulau C.

Hal ini tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 25 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026.

"Pemerintah menargetkan penambahan rusunawa sebanyak 7.901 unit di beberapa lokasi, termasuk pembangunan rumah susun di kampung-kampung prioritas dan rumah susun terjangkau di Pantai Kita sebagai kewajiban pihak swasta," bunyi RPD tersebut dikutip TribunJakarta, Minggu (25/9/2022).

Dilansir dari kompas.com, Pantai Kita Maju Bersama menjadi sorotan usai disebut sebagai salah satu opsi tempat penyelenggaraan Formula E di Jakarta.

Pantai ini sejatinya merupakan pulau-pulau reklamasi yang dulu dinamai dengan huruf C, D, dan G.

Baca juga: Wagub DKI Ariza Bakal Cek Soal Pulau G Teluk Jakarta Terdampak Abrasi

Pulau-pulau buatan di pesisir Jakarta ini berganti nama pada tahun 2018, sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1.744 Tahun 2018 yang ditandatangani Anies Baswedan.

Berdasarkan Kepgub tersebut, Pulau reklamasi C diubah namanya menjadi Pantai Kita, Pulau D menjadi Pantai Maju, dan Pulau G menjadi Pantai Bersama.

Dengan demikian, pembangunan rusunawa yang ditargetkan di Pantai Kita berada di pulau reklamasi.

"Saat ini, tingkat keterhunian unit rumah susun telah mencapai 85,2 persen dengan tingkat kepuasan kepuasan layanan sebesar 80,1 persen. Pada tahun 2026 ditargetkan tingkat keterhunian sebesar 98,1

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved