Kasus Mahasiswi Dituduh Pelakor dan Dianiaya Istri Ojol di Bintaro, Polisi Bakal Lakukan Ini

Polisi bakal melakukan ini terkait penganiyaan istri pengendara ojek online kepada mahasiswi yang dituding sebagai pelakor di Pesanggrahan.

Kolase Tribun Jakarta
Polisi bakal melakukan ini terkait penganiyaan istri pengendara ojek online kepada mahasiswi yang dituding sebagai pelakor di Pesanggrahan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Polisi akan memediasi istri pengendara ojek online (ojol) yang melakukan penganiayaan dengan korbannya seorang mahasiswi bernama Adinda Pebrianti (22).

Adapun kasus penganiayaan itu terjadi di indekos korban di Jalan Madrasah, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2022).

"Iya jadwalnya mediasi, karena ada miss komunikasi istri ojol dengan penumpangnya (korban)," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan saat dihubungi wartawan, Minggu (25/9/2022).

Nazirwan menjelaskan, mediasi dilakukan karena sudah menjadi prosedur dalam penanganan kasus ini.

"Memang (mediasi) itu sudah prosedur. Kedua belah pihak dimintai keternagan. Tentu kan kita carikan jalannya karena kondisinya tuh penganiyaan ringan," ujar dia.

Baca juga: Polisi Periksa Istri Ojol Penganiaya Mahasiswi di Bintaro yang Dituduh Pelakor

Sebelumnya, Adinda Pebrianti yang dituduh pelakor dan dianiaya istri pengendara ojol tersebut mengaku telah memaafkan pelaku.

Namun, ia mengatakan akan tetap melanjutkan proses hukum. Hingga kini, Adinda belum berniat mencabut laporan polisi.

"Dia kan minta maaf, maafnya di maafin, tapi proses hukumnya masih berlanjut," kata Adinda saat dihubungi, Jumat (23/9/2022).

Mahasiswi berinsial AP (22) dilabrak dan dianiaya istri driver ojol di indekos tempat tinggalnya di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2022) malam. Kejadian itu diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban yang menggunakan jasa angkutan ojol suaminya.
Mahasiswi berinsial AP (22) dilabrak dan dianiaya istri driver ojol di indekos tempat tinggalnya di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2022) malam. Kejadian itu diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban yang menggunakan jasa angkutan ojol suaminya. (Istimewa)

Alasannya, jelas Adinda, supaya pelaku jera dan tidak seenaknya menuduh dan menganiaya orang lain.

"Kalau dimaafin gitu saja nggak ada efek jera buat dia," ujarnya.

Aksi penganiayaan itu terekam CCTV yang terpasang di area parkir indekos.

Baca juga: Tak Sengaja Muncul di Video Call Driver Ojol, Mahasiswi di Bintaro Dituduh Pelakor Hingga Dihinakan

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat menarik-narik tangan Adinda, kemudian disusul menjambak rambut korban.

Sementara itu, pengendara ojol yang juga suami dari pelaku berusaha melerai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved