Cerita Kriminal

Malam Mencekam di Indekos Cengkareng, Pria Ini Dapat "Oleh-oleh" dari Tetangga Berujung Lapor Polisi

Riski Setiawan (24) jadi korban penganiayaan disabet celurit oleh tetangga seberang indekos di Cengkareng, Jakarta Barat.

Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Sepupu korban, Adi menunjukkan lokasi pembacokan yang dilakukan tetangganya terhadap Riski, sepupunya di Indekos kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat pada Sabtu (24/9/2022). Riski Setiawan (24) jadi korban penganiayaan disabet celurit oleh tetangga seberang indekos di Cengkareng, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Riski Setiawan (24) dirundung kesialan pada Minggu (18/9/2022) malam.

Waktu mau pulang, ia mendapatkan 'oleh-oleh' dari tetangga di seberang kosan sepupunya.

Wajahnya tak lagi mulus usai menjadi korban penganiayaan disabet celurit.

Luka yang menganga di dekat matanya itu pun ditutup dengan 5 jahitan.

Seusai menyasar wajah Riski, pelaku sebenarnya menyerang Adi Restu Irawan (24), sepupu Riski yang indekos di situ.

Baca juga: Wajah Janggal Ibu Pelaku Pembacokan di Indekos Cengkareng saat Rumahnya Digeruduk: Ada yang Aneh

Sabetan celurit beruntung tak mengenai dirinya lantaran terhalang pegangan tangga.

Setelah memberikan buah tangan kepada Riski, pelaku lari ngibrit.

Adi mengetahui jelas wajah pelaku yang tak lain ialah tetangganya sendiri berinisial L (30).

Setelah mengantar Riski ke rumah sakit, Adi dan penghuni kosan lainnya menggeruduk rumahnya.

Sepupu korban, Adi menunjukkan bercak darah di lokasi pembacokan yang dilakukan tetangganya terhadap Riski, sepupunya di Indekos kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat pada Sabtu (24/9/2022).
Sepupu korban, Adi menunjukkan bercak darah di lokasi pembacokan yang dilakukan tetangganya terhadap Riski, sepupunya di Indekos kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat pada Sabtu (24/9/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Namun, batang hidung si L tak tampak.

Adi pun telah membuat laporan polisi ke Polsek Cengkareng usai teror berdarah itu.

Adi berharap polisi bisa segera menindaklanjuti laporannya.

"Semoga pelaku cepat ketangkep lah. Soalnya kan ngebahayain juga. Saudara saya kan tamu, dia enggak tahu apa-apa. Tiba-tiba diserang," ujarnya pada Sabtu (24/9/2022).

Baca juga: Baru Pertama Main ke Kosan Sepupu di Cengkareng, Pemuda Ini Disabet Celurit hingga Wajah Sobek

Menurut Adi, pelaku berinisial L (30) itu menaruh dendam karena selama ini dia merasa diejek oleh penghuni kosan.

Selain itu, L yang tinggal di seberang indekos itu pun merasa terusik dengan suara gaduh para penghuni indekos.

"Padahal kalau kita pulang kerja suara motor kita sekeras apa sih. Yang keganggu cuma dia doang. Tetangga yang lain enggak ada," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved