Pilpres 2024

Direkomendasikan PPP Jadi Capres, Anies Baswedan Fokus Selesaikan Tugas di DKI: Saya Akan Tuntaskan

Direkomendasikan PPP jadi calon presiden 2024, Gubernur Anies Baswedan memilih fokus mennyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, Minggu (25/9/2022) malam. Direkomendasikan PPP jadi calon presiden 2024, Gubernur Anies Baswedan memilih fokus mennyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MANGGA BESAR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons hasil Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta.

Orang nomor satu di DKI itu direkomendasikan menjadi calon presiden (capres) dalam Pemilu 2024 mendatang.

"Saya ingin menyampaikan itu adalah sebuah kehormatan. Terima kasih kepada cabang-cabang yang menyampaikan dukungannya," ujarnya di Grand Paragon Hotel, Jakarta Barat, Minggu (25/9/2022) malam.

Ia menegaskan ingin fokus pada tupoksinya sebagai kepala daerah hingga 16 Oktober 2022 mendatang.

Apalagi hasil rekomendasi ini baru diketahuinya ketika tiba di acara tersebut.

Baca juga: PPP DKI Rekomendasikan Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024, Kader Kompak Teriakan Presiden

"Izinkan saya meneruskan dulu di Jakarta sampai 3 minggu lagi, tapi ini adalah sebuah inisiatif yang saya sendiri baru tau ketika saya tiba."

"Jadi saya ingin sampaikan terima kasih, apresiasi. Ini adalah sebuah kehormatan."

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, Minggu (25/9/2022) malam.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, Minggu (25/9/2022) malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Kami akan jaga amanat sebaik-baiknya sambil menunggu nanti pada waktunya, dan saya akan tuntaskan amanat di Jakarta dan kerja bersama dengan PPP di Jakarta hingga programmya tuntas," lanjutnya.

Kendati begitu, Anies masih enggan mengungkapkan apakah akan bergabung dengan PPP atau tidak.

"Sekarang masih ngurusin jakarta dulu," paparnya.

Diwartakan sebelumnya, Ketua DPC PPP Jakarta Pusat Abdul Hai beberkan hasil Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta.

Berlangsung di Grand Paragon Hotel, Jakarta Barat, ada dua hasil dari muskercab tersebut, yakni hasil internal dan eksternal.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, Minggu (25/9/2022) malam.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) Ke-I Serentak DPC PPP Se-DKI Jakarta, Minggu (25/9/2022) malam. (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Hasil muskercab serentak DPC PPP DKI ke-1, pertama hasil internal membentuk biro tingkat DPC.  Kedua membentuk lembaga pemenangan pemilu di tingkat DPC. Ketiga membentuk biro pemenangan. Empat melaksanakan lk kader," ucapnya di lokaai, Minggu (25/9/2022).

Tak berbeda jauh, hasil eksternal pun terbagi dalam dua poin.

Pertama yakni memberikan apresiasi kinerja terhadap Gubernur Anies.

Kedua merekomendasikan Anies maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

Baca juga: Gubernur Anies Turunkan Target Rumah DP 0 Rupiah: Dari 10 Ribu Jadi 9.081 Unit hingga 2026

"Adapun dari eksternal, pertama memberikan apresiasi kinerja kepada gubernur Provinsi DKI Jakarta yaitu Bapak H Anies Rasyid baswedan. Kedua merekomendasikan Bapak H Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved