Emak-emak & Anaknya Nangis Kejer Saat Kumpul di Kelurahan Angke Minggu Sore, Terkuak Ini Penyebabnya

Puluhan warga menyambangi Kantor Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022), dan menangis kejar di halaman kelurahan.

ISTIMEWA
Puluhan peserta acara cuci kaki massal menangis di halaman Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022). Puluhan warga menyambangi Kantor Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022), dan menangis kejar di halaman kelurahan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Puluhan warga menyambangi Kantor Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022) sore.

Warga yang kebanyakan ibu dan anak-anaknya itu menangis kejar di halaman kelurahan. Ada apa?

Ternyata, mereka mengikuti acara cuci kaki massal yang diadakan dalam rangka Kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna Kelurahan Angke ke-62.

Acara ulang tahun karang taruna ini berlangsung selama dua hari dari Sabtu (24/9/2022) hingga Minggu (25/9/2022).

Acara cuci kaki massal ini merupakan acara inti dari seluruh rangkaian acara ulang tahun Karang Taruna tersebut.

Baca juga: Geger, Jasad Pria Tergantung di Kolong Tol Cijago Depok, Saksi: Saya Lihat Kaki Langsung Lari

Ketua Panitia Acara, Angga Rahmana mengatakan sebanyak 62 peserta mengikuti acara cuci kaki massal.

Sebagian besar acara mencuci kaki ibu diikuti oleh para pemuda.

Suasana haru saat Akil mencuci kaki ibunya, Rahmawati. Ia menangis kejer lantaran banyak dosa yang diperbuatnya kepada sang ibu saat acara Cuci Kaki Massal di kawasan Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (27/8/2022).
Suasana haru saat Akil mencuci kaki ibunya, Rahmawati. Ia menangis kejer lantaran banyak dosa yang diperbuatnya kepada sang ibu saat acara Cuci Kaki Massal di kawasan Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (27/8/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Angga berharap dengan meminta naaf kepada ibunya, para pemuda itu kelak bisa menjadi pribadi yang semakin baik.

"Kita berpikir bahwa Karang Taruna bisa mengembangkan para pemuda agar semakin memiliki pribadi yang baik untuj dirinya dan masyarakat," katanya pada Minggu (25/9/2022).

Para peserta juga mendapatkan sembako dan Al-quran dari Yayasan Amanah Takaful.

Ibu dan anak itu kemudian saling bertukar barang itu.

"Sembako diberikan kepada anak dan Al-quran diberikan kepada ibu. Akhirnya mereka bertukar barang itu sebagai tanda bakti. Al-quran diberikan kepada anak sebagai pedoman hidupnya," tambahnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke, Aiptu Sriyono mengapresiasi acara cuci kaki massal tersebut.

Baca juga: Pria Ini Nangis Kejer Saat Cuci Kaki Ibunya, Auto Tobat Inget Dosa Masa Lalu: Susah Buat Nebusnya

Menurut dia, acara ini mengingatkan para pemuda terkait dengan akhlak.

Orang tua berperan mengayomi anaknya sementara sang anak harus bisa berbakti terhadap orang tuanya.

"Yang mana saat ini akhlak para pemuda sangat menurun. Masih adanya tawuran dan narkoba di sini yang perlu kita hilangkan sehingga generasi muda menjadi tulang punggung keluarga dan harapan bangsa," tambahnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved