Gelar Hajatan Anak Yatim, Pemkot Jakbar Dapat Pujian karena Buat Acara Secara Meriah

Pemkot Jakarta Barat menampilkan hal berbeda untuk memperingati hari lebaran anak yatim dengan melaksanakan kegiatan sunatan massal.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Pemkot Jakbar gelar sunatan massa hingga gelar hajatan anak yatim untuk memperingati lebaran anak yatim 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemkot Jakarta Barat menampilkan hal berbeda untuk memperingati hari Lebaran Anak Yatim pada tahun ini.

Walikota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko,  mengatakan kegiatan dimulai dengan gelaran Sunatan massal pada Jumat (23/9/2022) di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Kemudian dilanjut dengan gelar hajatan anak yatim di wilayah Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

"Kita merayakan hajatan anak yatim yang merupakan kolaborasi antar seluruh pihak elemen yang ada di Jakarta Barat, acara ini dimotori oleh Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), disamping untuk menghibur masyarakat yang mana masyarakat hampir kurang lebih dua tahun  dibatasi segala aktivitasnya oleh adanya pandemi covid," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (25/10/2022).

Untuk tahun ini, Pemkot Jakbar memang sengaja menghadirkan kesenian lenong Betawi.

Bahkan turut menghadirkan Opi Kumis, Haji Bolot, Azis Gagap, Madun Oseng, Mpo Tonah, Udin Nganga, Sabar Bokir dan Burhan.

"Sebanyak 32 anak yatim dari 8 Kecamatan kita lakukan sunatan secara massal, seharusnya bisa lebih, karena ini momennya sudah masuk sekolah, maka hanya ada 33 anak saja, selain sunatan massal kita juga memberikan santunan berupa bingkisan kepada 100 anak yatim yang lainnya," lanjutnya.

Baca juga: Anak Yatim Piatu Diperkosa 4 Bocah, Kak Seto Desak Sparta Hadir di Jakarta, Tapi Anies Belum Respons

Sementara itu, satu diantara tokoh pemuda Jakbar, Umar Abdul Aziz memberikan pujian terhada gelaran acara ini.

Mewakili warga Jakarta Barat, ia menilai konsep hajatan anak yatim ini merupakan sesuatu yang baru untuk dihadirkan di wilayah tersebut.

Sehingga menarik minat masyarakat untuk menyaksikan gelaran acara tersebut, yang memang diadakan pada akhir pekan.

"Konsep pada hajatan anak yatim ini menurut saya baru ya di DKI, masyarakat kita minta dateng secara sukarela ke kondangan anak yatim piatu yang memang mereka ini terpilih dari delapan kecamatan yang betul-betul kurang mampu," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved