Cerita Kriminal

Pelaku Pembobolan Indekos di Pulogadung Terciri, Sudah Pernah Beraksi Sebelumnya

Pelaku pembobolan indekos di Jalan Waringin II, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Jumat (23/9/2022) sudah beraksi lebih dari satu kali.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Tangkapan layar rekaman CCTV menyorot aksi pencurian pada indekos di Jalan Waringin II, Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (23/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Pelaku pembobolan indekos di Jalan Waringin II, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur pada Jumat (23/9/2022) sudah beraksi lebih dari satu kali.

Pemilik indekos, Ceppy Anugrah mengatakan informasi bahwa pelaku sudah pernah beraksi sebelumnya diketahui saat dia melaporkan kasus ke Polsek Pulogadung.

Hal ini dipastikan setelah Ceppy menyerahkan bukti rekaman CCTV menyorot kasus pencurian ke jajaran Polsek Pulogadung untuk membantu keperluan penyelidikan.

"Sudah ada laporan (kasus pencurian) juga bahwa dia melakukan kejahatan di tempat lain, daerah sini. Orang yang sama," kata Ceppy di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (26/9/2022).

Belum diketahui pasti sudah berapa kali pelaku beraksi di wilayah Pulogadung, namun pada Rabu (21/9/2022) terjadi kasus pembobolan rumah di Jalan Pemuda IV, Kelurahan Rawamangun.

Baca juga: Terekam CCTV Maling Bobol Indekos di Pulogadung, Laptop dan Perhiasan Emas Digasak

Modus pelaku kasus pencurian di Jalan Pemuda IV dengan di Jalan Waringin II pun terbilang sama, diduga pelaku memiliki kunci master untuk membuka pintu tanpa harus merusak paksa.

Hanya saja berdasar rekaman CCTV kasus di Jalan Pemuda IV pelaku berjumlah dua orang pria, sementara dalam kasus di Jalan Waringin II pelaku hanya beraksi seorang diri saja.

"Kalau dilihat di CCTV dia sendiri, jalan kaki. Kalau saya perhatikan ada sekitar 30 menit (aksinya), cukup lama. Saya tanya-tanya (ke warga sekitar) enggak ada yang mengenali," ujar Ceppy.

Pelaku butuh waktu sekitar 30 menit untuk melancarkan aksinya karena mencari unit indekos yang dibobol dari lantai satu hingga lantai dua, serta mencoba sejumlah anak kunci.

Meski membutuhkan waktu lama untuk beraksi, pelaku leluasa beraksi karena saat kejadian para penghuni indekos sedang bekerja sehingga tidak ada yang memergoki.

"Kerugian beberapa barang seperti laptop, perhiasan dan barang berharga lain. Sudah saya laporkan ke pihak yang berwajib. Perhiasan emas dan surat-suratnya. Kalau ditotal sekitar Rp10 juta," tutur Ceppy.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved