Pria Ini Nangis Kejer ke Ibunya saat Acara Cuci Kaki Massal Gegara Pernah DO Kuliah: Rasanya Plong

Vero menangis terisak di acara cuci kaki massal ini lantaran ia teringat banyak dosa terhadap ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya, Delis

TRIBUNJAKARTA.COM/Satrio Sarwo Trengginas
Puluhan peserta menangis saat mengikuti acara cuci kaki massal ibu di halaman Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022). Di antaranya Savero Afriary Sukanto (22) yang menangis karena teringat pernah mengecewakan ibunya dengan drop out kuliah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Air mata Savero Afriary Sukanto (22) seketika mengalir sesaat sedang membasuh kaki ibundanya di Kantor Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (25/9/2022).

Ia menjadi salah satu peserta acara cuci kaki massal ibu yang digelar dalam rangka Bulan Bakti Karang Taruna ke-62.

Vero menangis terisak di acara cuci kaki massal ini lantaran ia teringat banyak dosa terhadap ibu yang telah melahirkan dan membesarkannya, Delis Maryani.

Salah satu dosa yang selalu diingatnya ialah ketika dia pernah mengecewakan ibunya saat kuliah.

Vero tak menyelesaikan kuliahnya.

"Saya sempat mengecewakan ibu saya. Nilai saja jeblok hingga DO (drop out) dari kuliah," katanya kepada TribunJakarta.com pada Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Pria Ini Nangis Kejer Saat Cuci Kaki Ibunya, Auto Tobat Inget Dosa Masa Lalu: Susah Buat Nebusnya

Selain itu, Vero menangis sekaligus bangga mengingat kisah sang ibu di masa kecil.

Sebab, Delis sudah ditinggal ibunya meninggal sejak usia tiga tahun.

"Saya merasa bangga bisa mencuci kaki ibu. Soalnya ibu saya ditinggal ibunya sejak usia tiga tahun. Di usia saya yang segini masih bisa cuci kaki ibu," lanjutnya.

Ilustrasi drop out kuliah
Ilustrasi drop out kuliah (Grid (Rizki Ramadan))

Ia mengapresiasi acara kegiatan cuci kaki massal ini 

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif untuk dilakukan karang taruna di kelurahan lain.

"Positif ya, karena sebagai pengingat agar anak berbakti kepada orangtuanya. Saya tadi abis cuci kaki ibu, rasanya plong," katanya.

Ketua Panitia Acara, Angga Rahmana mengatakan sebanyak 62 peserta mengikuti acara cuci kaki massal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved