Kisah Tukang Parfum Refill di Cikini Bantu Padamkan Api, Kaki dan Tangan Melepuh kena Besi Panas

Kaki dan tangan Ibrahim Muhamad Idris (43) terlihat diperban. Pedagang Parfum itu melepuh saat membantu padamkan api saat kebakaran di Cikini.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Ibrahim Muhamad Idris (43) mengalami luka bakar usai membantu memadamkan api yang melumat permukiman warga di Cikini Keramat, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (27/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Kaki dan tangan Ibrahim Muhamad Idris (43) terlihat diperban di lokasi kebakaran, Cikini Keramat, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Beberapa jam yang lalu, Ibrahim dan warga Cikini lainnya baru menghadapi musibah besar.

Api menyerang permukiman mereka hingga menghanguskan puluhan rumah saat Selasa (27/9/2022) subuh.

Kala si jago merah membara, Ibrahim seketika bergerak membantu memadamkan api yang berkobar tak jauh dari rumahnya.

Ia bersama warga lainnya berusaha memadamkan api meski hanya bermodalkan air yang mengucur dari keran.

Baca juga: Pipa Gas Meledak, Dapur Restoran di Melawai Jaksel Kebakaran

Petugas damkar saat itu belum ada yang tiba di lokasi.

Rasa panik dan cemas menyelimuti dirinya saat api berkecamuk.

Namun, pedagang parfum itu tetap nekat turut memadamkan jilatan api.

Ibrahim Muhamad Idris (43) mengalami luka bakar usai membantu memadamkan api yang melumat permukiman warga di Cikini Keramat, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (27/9/2022).
Ibrahim Muhamad Idris (43) mengalami luka bakar usai membantu memadamkan api yang melumat permukiman warga di Cikini Keramat, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (27/9/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Ibrahim pun sampai terluka dalam peristiwa naas itu.

Sejumlah tubuhnya mengalami luka bakar meski ia tak merasakan rasa sakit pada saat berjibaku memadamkan api.

"Iya tangan kanan terkena seng atau paku panas selain itu untuk menghalau reruntuhan kayu panas yang jatuh. Kalau kaki luka bakar karena besi panas," katanya kepada TribunJakarta.com pada Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Kebakaran di Pademangan, Santoso Panik Selamatkan Diri Tinggalkan Uang Jutaan Rupiah Warungnya

Kendati rumahnya tak terbakar, Ibrahim harus merelakan kios parfumnya di pasar hangus dilumat api.

Selain itu, rumah orang tuanya tak luput hangus digulung api.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved