Korban Cabut Laporan, Kasus Mahasiswi Dianiaya dan Dituduh Pelakor Istri Ojol Berakhir Damai

Mahasiswi bernama Adinda Pebrianti (22) yang dianiaya dan dituduh pelakor oleh istri pengemudi ojek online (ojol) resmi mencabut laporan polisi.

Annas Furqon Hakim/TribunJakarta.com
Mahasiswi bernama Adinda Pebrianti (22) yang dianiaya dan dituduh pelakor oleh istri pengemudi ojek online (ojol) resmi mencabut laporan polisi di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Mahasiswi bernama Adinda Pebrianti (22) yang dianiaya dan dituduh pelakor oleh istri pengemudi ojek online (ojol) resmi mencabut laporan polisi.

Dengan pencabutan laporan itu, kasus penganiayaan ini pun berakhir damai.

"Sudah cabut laporan, kalau yang kasus saya ini sudah selesai," kata Adinda kepada wartawan di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2022).

Adinda menuturkan, pelaku sudah lebih dulu mendatanginya sehari sebelum laporan polisi dicabut. Pelaku datang bersama keluarganya.

"Jadi sebelum ke polsek itu keluarganya (pelaku) sudah datang ke TKP. Terus sudah ngobrol mediasi panjang lebar segala macam," ujar dia.

"Terus akhirnya bikin kesepakatan bersama kalau bahwasanya saya mau cabut laporannya asalkan ada kesepakatan dari kedua belah pihak, dari keluarga saya sama keluarga dia," tambahnya.

Baca juga: Niat Bikin Jera, Mahasiswi yang Dianiaya Istri Ojol Bakal Cabut Laporan Usai Didatangi Sosok Ini

Adinda sempat bersikeras tidak mau mencabut laporan polisi dengan alasan memberikan efek jera kepada pelaku.

Namun, korban akhirnya berubah pikiran setelah terus menerus didatangi pelaku yang memohon maaf.

Keluarga istri pengemudi ojol itu juga berjanji akan membawa pelaku ke psikiater untuk menjalani pengobatan.

"Jadi yang paling bikin saya pengen cabut laporannya itu karena keluarganya meyakinkan bahwasanya pelaku ini bakal dibawa ke, entah itu ke rumah sakit atau ke psikiater, untuk berobat," ujar Adinda.

Adapun peristiwa penganiayaan terhadap Adinda terjadi di indekos tempat tinggal korban di Jalan Madrasah, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9/2022).

Mahasiswi berinisial AP (22) yang menjadi korban penganiayaan istri pengendara ojol saat ditemui di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022).
Mahasiswi berinisial AP (22) yang menjadi korban penganiayaan istri pengendara ojol saat ditemui di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Aksi penganiayaan itu terekam CCTV yang terpasang di area parkir indekos.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat menarik-narik tangan Adinda, kemudian disusul menjambak rambut korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved