Cerita Kriminal

Mau Jual HP Malah Jadi Korban Keganasan Pembeli, Bocah Ini Jadi Penyelamat di Saat yang Lain Cuek

Baiknya bocah SMP ini saat melihat Vanestian (19) berlumuran darah usai dibacok calon pembeli ponselnya pada Senin (26/9/2022).

Tribun Jakarta
ILUSTRASI - Baiknya bocah SMP ini saat melihat Vanestian (19) berlumuran darah usai dibacok calon pembeli ponselnya pada Senin (26/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Baiknya bocah SMP ini saat melihat Vanestian (19) berlumuran darah usai dibacok calon pembeli ponselnya pada Senin (26/9/2022).

Bocah SMP itu menuntunnya ke puskesmas terdekat di tengah orang sekitar yang cuek bebek saat peristiwa itu terjadi.

Kejadian itu bermula saat Tian melakukan cash on delivery (COD) dengan seorang pemuda di kawasan Koja, Jakarta Utara sekitar pukul 16.00 WIB.Mereka COD-an ponsel Samsung S21 5G warna merah jambu 826 GB.

Namun, saat bertemu, Tian menaruh curiga dengan calon buyer tersebut.

Si pelaku menyuruh Tian untuk memindahkan motornya ke depan.

Baca juga: Mau Terima Uang dari Jual Ponsel, Calon Buyer Tinggalkan Tanda di Kepala Pria Ini Sampai Bikin Ngilu

Namun, Tian enggan melakukan permintaan pemuda itu.

"Nah tiba-tiba dia lari, saya kejar dia. Saya kerja dia terus dapet," lanjutnya.

Sosok pelaku pembacokan saat COD dengan Tian di Kawasan Koja, Jakarta Utara pada Senin (19/9/2022).
Sosok pelaku pembacokan saat COD dengan Tian di Kawasan Koja, Jakarta Utara pada Senin (19/9/2022). (Instagram @Junet.Jakarta)

Pemuda itu tak lantas menyerah usai ditangkap.

Tiba-tiba dari dalam jaket hoodienya, dia mengeluarkan sebilah golok.

Tanpa babibu, golok itu langsung mendarat di kepalanya. 

Meski sudah diberi 'tanda' alias luka oleh si pelaku, Tian masih berusaha keras mengambil kembali ponselnya.

"Nah, abis kena bacok. Saya sempat rebut-rebutan golok. Enggak lama mata saya ketutupan darah di kepala. Akhirnya saya enggak bisa kejar dia," tambahnya.

Baca juga: Cara Ganti Nomor Ponsel di Akun Kartu Prakerja, Pastikan Sudah Putus Rekening Terlebih Dahulu

Saat kejadian, ada sejumlah orang yang melihatnya.

Namun, kata Tian, tak ada yang membantu.

"Seingat saya banyak orang jalan juga. Enggak bener-bener sepi pas kejadian. Tapi mereka cuek," katanya.

Tiba-tiba, Tian dibantu oleh seorang bocah SMP yang sedang mengendarai motor.

Ia berboncengan dengan anak SD.

"Dia lagi bonceng anak SD, dia memandu saya jalan ke Puskesmas," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved