TNI AU Selidiki Temuan Granat Asap dan Ratusan Peluru di Kontrakan Bekasi

TNI AU mendalami penemuan granat asap dan ratusan peluru di rumah kontrakan Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (28/9/2022).

istimewa
TNI AU mendalami penemuan granat asap dan ratusan peluru di rumah kontrakan Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (28/9/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - TNI AU mendalami penemuan granat asap dan ratusan peluru di rumah kontrakan Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, rumah kontrakan itu memang sempat disewa anggotanya bernama Harun Al-Rasyid.

Dia merupakan purnawirawan berpangkat perwira menengah yang telah memasuki masa pensiun sejak tahun 2000 silam.

"Rumah tersebut pernah dikontrak oleh purnawirawan TNI AU yang ditempati pembantunya. Di rumah tersebut, yang bersangkutan juga menyimpan barang-barang yang dilakukan sejak tahun 2009 lalu," kata Indan, Rabu (28/9/2022).

Purnawirawan bernama Harun Al-Rasyid lanjut Kadispenau, meninggal dunia pada 2021 silam lalu.

Baca juga: Kontrakan Tempat Ditemukan Granat dan Ratusan Peluru Sempat Disewa Purnawirawan TNI AU 

Terkait dengan penemuan granat dan sejumlah peluru, TNI AU sejauh ini masih melakukan pendalaman.

"Terkait penemuan granat asap dan peluru di rumah tersebut, saat ini sedang dilakukan penyelidikan asal usulnya oleh TNI AU," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, warga dihebohkan penemuan granat asap dan ratusan peluru di kontrakan Jalan Kemang Sari 2, Kelurahan Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.

penemuan granat asap di di sebuah rumah kontrakan, Jalan Kemang Sari 2 Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi.
penemuan granat asap di di sebuah rumah kontrakan, Jalan Kemang Sari 2 Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi. (istimewa)

Awalnya, pemilik kontrakan memerintahkan seorang saksi bernama Dede membersihkan kontrakan yang sudah tidak berpenghuni.

Saksi selanjutnya membuka lemari yang ada di dalam kontrakan, di dalamnya tersimpan granat asap dan ratusan peluru berbagai jenis.

Baca juga: Kenangan Ngeri-ngeri Sedap Masa Kecil Soepiah, Bawa Peti Isi Granat Buat Pejuang RI

Adapun barang yang ditemukan terdiri dari satu buah granat asap buatan Pindad, 26 butir peluru munisi kaliber 38 mm jenis pistol.

Lalu 15 butir munisi kaliber 38 mm spesial, satu butir munisi tajam kaliber 5,6 mm dan 98 butir munisi kaliber 9 mm yang sudah berkarat.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved