Pilpres 2024

Elektabilitas Anies Baswedan Kini Jauh di Atas Jokowi, Deklarasi Capres Sang Gubernur Bakal Mulus?

Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini jauh berada di atas Presiden Jokowi. Apakah deklarasi Anies sebagai capres berjalan mulus?

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Jokowi. Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini jauh berada di atas Presiden Jokowi. Apakah deklarasi Anies sebagai capres berjalan mulus? 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini jauh berada di atas Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Elektabilitas Presiden Jokowi kini berada di bawah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Lalu apakah rencana deklarasi Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024 bakal berjalan mulus?

Hasil elektabilitas Anies Baswedan berada di atas Jokowi itu diungkapkan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Yunarto mengakui masyarakat masih memilih Jokowi pada Pemilu 2019 lalu.

Baca juga: Anies Turunkan Target Rumah DP 0 Turun hingga Hanya 9.081 Unit Dinilai Rasional

Namun hal itu berbeda jelang Pemilu 2024.

"Sekarang Jokowi sudah jauh angkanya, sudah kalah dengan Ganjar, sudah kalah dari Pak Prabowo, dan sudah kalah dengan Anies," kata Pria yang akrab disapa Toto saat wawancara eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, di kantor Tribunnews.com, di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Gubernur Anies Baswedan dan Presiden Jokowi saat Formula E jakarta, Sabtu (4/6/2022).
Gubernur Anies Baswedan dan Presiden Jokowi saat Formula E jakarta, Sabtu (4/6/2022). (Instagram @aniesbaswedan)

Yunarto mengartikan keinginan masyarakat melihat Jokowi di level eksekutif sudah memudar.

"Itu seiring dengan sebuah kesadaran, secinta apapun saya dengan Jokowi tetapi adalah risiko besar ketika kita melangkahi konstitusi atau kode etik dari tata negara yang kita miliki," tuturnya.

Selain itu Yunarto juga mengungkapkan hasil survei Charta Politika yang memperlihatkan 57 persen responden menolak wacana Prabowo Subianto-Jokowi di Pilpres 2024.

Baca juga: Anies Baswedan Izinkan Pembangunan Rumah 4 Lantai, PDIP Minta Masyarakat Kecil Diberi Dana Hibah

"Ada temuan linier lain yang memperlihatkan bahwa masuk akal masyarakat dan responden akan menolak mengenai ide Prabowo-Jokowi ini," kata Yunarto.

Yunarto menyangsikan berapa banyak pemilih Jokowi pada pemilu kemarin yang akan kembali memberikan suaranya.

"Adalah sebuah fakta juga ketika Pak Prabowo digabung dengan Pak Jokowi sebagai menteri tetapi polarisasi tetap berlanjut yang terjadi degradasi pendukung Pak Prabowo yang kecewa kemudian berpindah ke Mas Anies. Ini fakta elektoral ketika kita cross tabulasi data," ujarnya.

TONTON JUGA

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved