Grebek Lumpur 72.300 Meter Kubik di Long Storage Agro Wisata Cilangkap Ditarget Rampung Akhir Tahun

Pemprov DKI Jakarta targetkan volume pengerukan lumpur di Long Storage Agro Wisata Cilangkap ini sebanyak 72.300 meter kubik.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Proses gerebek lumpur di aliran Kali Sunter wilayah RW 10 dan RW 12 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu (24/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta targetkan volume pengerukan lumpur di Long Storage Agro Wisata Cilangkap ini sebanyak 72.300 meter kubik.

Diketahui, Pemprov DKI berkolaborasi lakukan program gerebek lumpur di lima Wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta.

Program gerebek lumpur ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan mengurangi dampak dari musim hujan dan satu di antaranya di Long Storage Agro Wisata Cilangkap, Jakarta Timur.


Berlangsung sejak Rabu (28/9/2022), Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesi berharap target tersebut dalam diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan 109 hari kalender atau sampai 31 Desember 2022 mendatang.

"Semoga dengan adanya kegiatan Gerebek Lumpur di lima Wilayah Kota Administrasi DKI Jakarta ini, masyarakat akan dapat merasakan manfaatnya secara langsung, khususnya terbantu dalam penanganan permasalahan banjir,” kata Dudi dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Pemkot Jakarta Timur Gerebek Lumpur di Sejumlah Waduk untuk Antisipasi Banjir

Adapun, kedalaman Long Storage Agro Wisata Cilangkap kurang lebih 3,5 meter dengan panjang kali yang dikeruk mencapai 630 meter.

Dengan mengerahkan 400 personel lintas dinas dan 9 unit excavator serta dumptruck, hasil pengerukan akan dibuang di wilayah Agro.

"Sebagai upaya pencegahan dan mengurangi dampak musim hujan di Wilayah DKI Jakarta, mari kita dukung dan ikut berpartisipasi, serta berkolaborasi karena peran masyarakat sangat penting dalam kegiatan ini, bisa mulai dari yang paling sederhana, yaitu tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di sekitar saluran air," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved