Cerita Kriminal

Tawuran Gangster Pelajar di Bekasi Telan Korban Jiwa, Remaja Kena Sabet Celurit di Bagian Dada 

Tawuran gangster pelajar telan korban jiwa, pelajar berinisial MRA (16) tewas kena luka bacok. peristiwa terjadi pada Senin (26/9/2022) dini hari.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra (tengah) saat konferensi pers kasus tawuran hingga menyebabkan korban jiwa, Kamis (28/9/2022). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Tawuran gangster pelajar telan korban jiwa, pelajar berinisial MRA (16) tewas kena luka bacok. 

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, peristiwa terjadi pada Senin (26/9/2022) sekira pukul 23.30 WIB.

"Tawuran dua kelompok berisi anak-anak usia pelajar hingga menyebabkan korban jiwa, peristiwa di Jalan Kasuari Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi," kata Rama, Kamis (29/9/2022). 

Rama menjelaskan, tawuran ini dipicu setelah salah satu kelompok melakukan live Instagram.

Mereka janjian melakukan tawuran di TKP.

Baca juga: Emak-emak Bawa Sapu Ijuk Bubarkan yang Mau Tawuran di Tebet, Pelajar Ngibrit: Gedeg Banget Gue

"Ini berjanjian dengan menggunakan medsos live IG (Instagram) bertemu di lokasi yang mana kemudian bentrok di sana," jelasnya. 

Terdapat sejumlah gangter yang terlibat dalam aksi tawuran ini, di antaranya Geng WARTE, berhadapan dengan Geng RMVZ yang berkoalisi bersama Anvoel, Rumpis serta Golay.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra (tengah) saat konferensi pers kasus tawuran hingga menyebabkan korban jiwa, Kamis (28/9/2022).
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra (tengah) saat konferensi pers kasus tawuran hingga menyebabkan korban jiwa, Kamis (28/9/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Bentrokan terjadi di TKP, kelompok Geng WARTE menyerang menggunakan senjata tajam.

Korban MRA terkena sabetan celurit saat hendak melarikan diri. 

"Saat itu korban berboncengan empat orang, kebetulan korban di belakang kena sabet tapi masih coba melarikan diri dari kelpok pelaku," jelasnya. 

Di tengah perjalanan saat melarikan diri, korban MRA mengeluh sakit pada bagian dada sebelah kanan. 

"Bicara kepada temen yang berboncengan denganya, kemudian bertukar posisi dan dibawa ke rumah sakit tetapi tidak tertolong meninggal dunia," jelas dia.

Baca juga: Emak-emak Bawa Sapu Ijuk Bubarkan yang Mau Tawuran di Tebet, Pelajar Ngibrit: Gedeg Banget Gue

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan, dimulai pasca-kejadian tawuran hingga dini hari Selasa (27/9/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved