Masa Depan Demokrasi Indonesia, Anies Baswedan : Tak Hanya Soal Milenial dan Gen Z

Anies Baswedan bicara mengenai masa depan demokrasi di Indonesia, pada acara Indonesia Millennial and Gen Z Summit 2022, di The Tribrata Jakarta.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
Facebook Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lee Kuan Yew School of Public Policy - Anies Baswedan bicara mengenai masa depan demokrasi di Indonesia, pada acara Indonesia Millennial and Gen Z Summit 2022, di The Tribrata Jakarta. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bicara mengenai masa depan demokrasi di Indonesia, pada acara Indonesia Millennial and Gen Z Summit 2022, di The Tribrata Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Menurut Anies, keterlibatan seluruh kelompok masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam sistem demokrasi.

Tak hanya sekedar kaum milenial ataupun Gen Z, namun jika di kelompokan kata Anies masyarakat dengan kelompok ekonomi tertentu juga ada yang masih perlu menjadi perhatian.

"Yang saya khawatirkan, adalah kejadian di beberapa negara yang status sosial ekonominya itu tengah ke bawah, tingkat engagementnya rendah. Karena tingkat enggagementnya rendah, maka isu-isu yang menyangkut aspirasi mereka tidak dibahas dan tidak diproses dalam proses politik. Sehingga tidak diperhatikan,"

"Karena tidak diperhatikan, makin berjarak lagi dengan proses politik," kata Anies.

Baca juga: Massa Pendemo Tagih Janji Anies Baswedan, Wagub DKI Pasang Badan & Kasih Nomor Telepon: Nanti Diatur

Anies menyebutkan di antara kaum milenial dan Gen Z, masih ada sekat-sekat antara masyarakat dengan tingkat golongan menengah ke atas, tengah, dan juga menengah ke bawah. 

Pada golongan menengah ke bawah itulah, kata Anies seringkali kurang tersorot dan mendapat perhatian.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam pembukaan Jakarta Innovation Days, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa(27/9/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dalam pembukaan Jakarta Innovation Days, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa(27/9/2022). (Pebby Ade Liana/TribunJakarta.com)

Sehingga, banyak aspirasi-aspirasi mereka mungkin saja tidak terdengar bahkan tak dibahas dalam proses politik.

"Karena itu, kalau boleh saya menggarisbawahi, bukan hanya bicara soal milenial dan Gen Z. Tapi di antara Milenial dan Z itu, ada potongan tengah atas, tengah, tengah bawah. Nah tengah bawah ini yang harus jadi perhatian," kata Anies.

"Tengah bawah ini lah yang mungkin tidak cukup akses, tidak cukup punya waktu, tidak cukup banyak hal yang membuat mereka tidak enggagement,"

"Jadi kalau saya usul, milenial dan Z penting ke depannya, untuk apakah mereka menentukan. Dan hari ini yang harus diperhatikan adalah tengah bawah, ini adalah kelompok yang sering terlewatkan, seringkali mereka isunya tidak tergarap, dan tema yang mereka bahas bisa jadi berbeda dengan milenial tengah dan tengah atas," sambungnya.
 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved