Massa Pendemo Tagih Janji Anies Baswedan, Wagub DKI Pasang Badan & Kasih Nomor Telepon: Nanti Diatur

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menemui massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP).

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria temui massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) di Balai Kota DKI, Jumat (30/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menemui massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP).

Diketahui, KRMP kembali menggeruduk Kantor Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Pasalnya, setelah tujuh bulan berlalu, tuntutan warga yang tergabung dalam KRMP ini belum juga terealisasikan.

Adapun tuntutan mereka yakni mendesak orang nomor satu di DKI itu mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 207 Tahun 2016 yang diterbitkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Setelah melakukan orasi, akhirnya aksi hari ini membuahkan hasil dengan kehadiran orang nomor dua di DKI Jakarta di tengah pendemo.

Baca juga: Anies Baswedan Dapat Aduan Patung Selamat Datang Tertutup, Revitalisasi Halte TJ Tetap Berlanjut

"Jadi temen-temen, ini saya jelaskan, benar kewenangan Pj beda sama definitif, itu kalau pilkada normal. Ini tidak ada pilkada, serentak, karena itu kewenangan Pj itu sama seperti gubernur definitif. Kalau tidak definitif, tidak bisa penyusunan anggaran, tidak bisa buat kebijakan, tidak bisa ada pembangunan," ungkapnya di lokasi.

"Jadi tolong bedakan Pj berbeda. Tapi saya nggak mau debat, silakan dari LBH baca nanti bisa diskusi. Pokoknya prinsipnya Pj berbeda. Tadi sudah saya sampaikan insyaallah sebelum 16 Oktober Pergubnya sudah keluar," lanjutnya.

Kelompok warga dari Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) kembali berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). Pengunjuk rasa kembali menuntut Anies Baswedan pencabutan Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Pengusaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau penggusuran.
Kelompok warga dari Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) kembali berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). Pengunjuk rasa kembali menuntut Anies Baswedan pencabutan Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Pengusaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau penggusuran. (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah)

Lantaran belum puas dengan jawaban tersebut, para demonstran membalas ucapan Ariza.

Mereka meminta adanya audiensi lanjutan perihal Pergub  DKI 207/2016.

"Hari Senin tim negosiator dan warga akan datang lg ke balai kota untuk memastikan tindak lanjut pergub ini. Harus ada penyataan tertulis dan harus diikuti oleh warga," sahut demonstran.

Mengamini, Ariza meminta diatur perihal pertemuan ini dengan perwakilan dari KRMP.

Sekiranya, ia menyanggupi audiensi antar Pemprov DKI Jakarta dengan lima perwakilan KRMP.

Kelompok warga dari Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) kembali berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). Pengunjuk rasa kembali menuntut Anies Baswedan pencabutan Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Pengusaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau penggusuran. 
Kelompok warga dari Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP) kembali berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2022). Pengunjuk rasa kembali menuntut Anies Baswedan pencabutan Peraturan Gubernur Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Pengusaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau penggusuran.  (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah)

"Teman teman nanti Senin, lima orang diatur sama koordinator siapa utusannya nanti kita atur jamnya ya. Nanti diatur. Takutnya saya ada acara di luar. Perwakilan ya," balas Ariza.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved