Cerita Kriminal

Petugas Bandara Soekarno-Hatta Geledah Isi Celana Dalam Penumpang, Dapat Narkoba Asal Malaysia

Polisi mendapatkan kabar dari informan  bahwa HT ini dikenal pengedar sabu yang kerap bertransaksi di Kalideres.

Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com
Sosok HT yang menyembunyikan sabu di dalam celana dalamnya dihadirkan di Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (30/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Pria berinisial HT (42) bersikap seperti biasa saja saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dari Malaysia.

Meski tak menunjukkan gelagat mencurigakan, ia dibekuk polisi ketika melewati mesin X-Ray.

Ternyata, ditemukan sesuatu barang di balik celana dalamnya. 

HT, sudah sering bepergian ke Malaysia.

Namun, tujuan dirinya ke negeri Jiran tersebut bukan liburan semata.

Pengusaha tersebut juga kepincut untuk membeli barang terlarang.

Baca juga: Kata Polisi soal Penangkapan Kurir Narkoba di Ciledug sampai Lepaskan Tembakan dan Nyebur Kali

Sebelum HT tiba di bandara, sebenarnya polisi sudah mengincarnya.

Polisi mendapatkan kabar dari informan  bahwa HT ini dikenal pengedar sabu yang kerap bertransaksi di Kalideres.

Selain itu, HT sering bepergian ke Malaysia untuk membeli sabu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal, saat rilis kasus narkoba, Jumat (30/9/2022).
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal, saat rilis kasus narkoba di Maplres Metro Jakarta Barat, Jumat (30/9/2022).

Pada 10 Agustus 2022, dia pulang dari Malaysia ke Indonesia.

Polisi lalu diam-diam menangkap HT di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 23.30 WIB.

"Tim berkoordinasi dengan pihak Bea & Cukai untuk mengamankan seseorang berinisial HT," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal pada Jumat (30/9/2022).

Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti bungkus kecil sabu disembunyikan di dalam tali celana dalam HT.

HT pengedar narkoba saat dirilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (30/9/2022).
HT pengedar narkoba saat dirilis di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (30/9/2022).

Polisi kemudian menyita dua plastik kecil sabu seberat 6,46 gram, 15,5 butir ekstasi, 10 butir Happy Five dan satu unit Nokia.

Tersangka dipersangkakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 111 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp 10 miliar," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved