Anak Imam S Arifin Tersangka Penggelapan

Selain Putri Imam S Arifin, Sederet Anak Pedangdut Ini Juga Pernah Ditangkap Polisi, Siapa Saja?

Selain putri Imam S Arifin, inilah sederet anak pedangdut yang pernah ditangkap polisi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Selain putri Imam S Arifin, inilah sederet anak pedangdut yang pernah ditangkap polisi. 

Setelah meminjam sepeda motor korban, Resti kabur tak balik-balik lagi.

Baca juga: Tak Hanya Gelapkan Belasan Motor, Putri Pedangdut Imam S Arifin Ternyata Konsumsi Sabu

"Setelah dipinjam korban baru sadar dia telah ditipu," kata Yonky.

Setelah berhasil memperdayai para korban, perempuan itu menjual motornya kepada para penadah berinisial AA dan H.

Hasil curiannya dijual seharga Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta.

Atas perbuatannya, Resti disangkakan Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP.

Aliya Maelani Nender (18), penjual nasi uduk, mengaku senang motornya bisa kembali lagi usai dibawa kabur Resti Destami Arifin di Mapolsek Taman Sari pada Kamis (29/9/2022).
Aliya Maelani Nender (18), penjual nasi uduk, mengaku senang motornya bisa kembali lagi usai dibawa kabur Resti Destami Arifin di Mapolsek Taman Sari pada Kamis (29/9/2022). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Selain itu, dari hasil tes urine, Resti juga ternyata positif sabu.

Selain Resti, berikut ini TribunJakarta.com merangkum anak para pedangdut yang pernah ditangkap polisi.

1. Anak Rhoma Irama

Anak pedangdut Rhoma Irama yakni Ridho Rhoma bahkan sampai dua kali ditangkap polisi karena narkoba.

Pada Maret 2017 lalu, Ridho Rhoma ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Barat.

Saat itu, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 0,7 gram beserta alat hisap.

Ridho Rhoma kemudian dihukum 10 bulan rehabilitasi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat.

Baca juga: Kemanakah Rhoma Irama, Tak Jemput Ridho Rhoma yang Bebas Tepat di Hari Lebaran

Ridho Rhoma sempat menghirup udara bebas pada 25 Januari 2018.

Namun, Ridho Rhoma kembali harus menjalani hukuman karena putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat hukumannya menjadi 18 bulan atau 1,5 tahun penjara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved