Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Tangis Vera Simanjutak Ingat Tragedi Kematian Sang Kekasih, Air Mata Ibunda Brigadir J Ikut Tumpah

Tangis Vera Simanjuntak pecah saat mengingat kembali kasus kematian sang kekasih, Brigadir J. Ibunda Brigadir J yang coba menenangkan ikut menangis.

Kolase Foto Tribun Jakarta
Kolase Foto Vera Simanjuntak, Irma Hutabarat dan Rosti Simanjuntak. Tangis Vera Simanjuntak pecah saat mengingat kembali kasus kematian sang kekasih, Brigadir J. Ibunda Brigadir J yang coba menenangkan ikut menangis di Hotel Santika Premier, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tangis Vera Simanjuntak pecah saat mengingat kembali kasus kematian sang kekasih, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di Hotel Santika Premier, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022).

Brigadir J tewas dibunuh di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo. Mantan atasan Brigadir J itu menjadi dalang pembunuhan ajudannya tersebut.

Air mata Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak ikut tumpah saat mencoba menenangkan calon menantunya itu.

 

Dikutip dari Tribunnews.com, Vera Simanjuntak menangis setelah berbicara dalam jumpat pers di Hotel Santika.

Ia menangis saat duduk di restoran hotel tersebut.

Baca juga: Jaksa Agung Sampai Pasang Badan, Jamin Anak Buahnya Tak Masuk Angin kena Lobi Ferdy Sambo

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Irma Hutabarat yang mencoba menenangkan Vera.

Irma Hutabarat terlihat memeluk erat sembari memberikan nasihat kepada Vera yang terus menangis.

Vera Simanjuntak menangis terisak-isak saat kembali mengingat kasus kematian kekasihnya Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Hotel Santika Premier, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022).
Vera Simanjuntak menangis terisak-isak saat kembali mengingat kasus kematian kekasihnya Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Hotel Santika Premier, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022). (Istimewa via Tribunnews)

Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak kemudian datang untuk menenangkan Vera.

Namun terlihat Rosti justru ikut pula menangis bersama Vera.

Sebelum itu, Vera mengaku cukup senang berkas perkara tersangka pembunuhan berencana terhadap kekasihnya telah dinyatakan lengkap.

"Dari saya pertama-pertama puji Tuhan sampai saat ini P21 itu berkat Tuhan dan orang-orang terkait yang mau membantu, kami ucapkan terima kasih," kata Vera saat konferensi pers.

Baca juga: Terkuak Dampak dari Dua Berkas Perkara Ferdy Sambo Digabung, Apakah Hukuman Jadi Semakin Berat?

Ia juga mengharapkan agar para tersangka dapat hukuman berat dan seadil-adilnya di kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Dan tersangka sudah diterapkan dapat hukuman seadil-adilnya sesuai perbuatan yang mereka lakukan," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved