Revitalisasi Halte Bundaran HI Dikritik, Komisi B DPRD DKI Bakal Panggil PT Transjakarta

Pemanggilan ini diketahui sebagai imbas dari pembangunan revitalisasi halte Transjakarta Tosari-Bundaran HI yang menutupi visual Patung Selamat Datang

Tribunnews/Herudin
Ilustrasi halte Transjakarta - PT Transportasi Jakarta menutup sementara delapan halte Transjakarta menyusul adanya pengerjaan revitalisasi tahap dua pada 4 dan 5 September 2022.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Komisi B DPRD DKI Jakarta berencana memanggil jajaran direksi PT Transportasi Jakarta.

Pemanggilan ini diketahui sebagai imbas dari pembangunan revitalisasi halte Transjakarta Tosari-Bundaran HI yang menutupi visual Patung Selamat Datang.

"Pasti kita tanya, cuma ini kan ada kegiatan lain di dewan. Nanti kita akan diagendakan," kata Anggota Komisi B DPRD DKI Manuara Siahaan di Kantor Transjakarta, Jumat (30/9/2022).

Dalam pemanggilan tersebut, Komisi B bakal melakukan evaluasi terkait revitalisasi seluruh halte Transjakarta.

Termasuk menanyakan perihal adanya pohon di dalam halte Balai Kota, Jakarta Pusat.

Baca juga: Dirut TJ Buka Suara soal Halte Transjakarta Bundaran HI Halangi Patung Selamat Datang

Namun, pemanggilan ini dipastikan Manuara tak bakal berujung pada pembentukan panitia khusus (pansus).

"Tentu secara keseluruhan nnti kami akan evaluasi seluruh revitalisasi seluruh halte itu seperti beberapa tempat kemarin itu kan mengganggu ya seperti balai kota kekeliruan proses konstruksi itu ada dalam catatan kami. Nanti dalam waktu yang tepat kami akan panggil mereka, termasuk di tempat cagar budaya," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta bakal PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) imbas revitalisasi halte Transjakarta Tosari-Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang disebut menutupi Patung Selamat Datang.

Hal ini disampaikan anggota TACB DKI Jakarta, Candrian Attahiyyat.

"Itu sudah kita rapatkan internal TACB TSP untuk memanggil Transjakarta," ucapnya kepada wartawan, Kamis (29/8/2022).

Halte TransJakarta dan jembatan penyeberangan orang (JPO) Bank Indonesia dilakukan proses pembongkaran terkait dimulainya pembangunan proyek Stasiun Thamrin MRT Jakarta fase II.
Halte TransJakarta dan jembatan penyeberangan orang (JPO) Bank Indonesia dilakukan proses pembongkaran terkait dimulainya pembangunan proyek Stasiun Thamrin MRT Jakarta fase II. (Tribunnews/Herudin)

Lebih lanjut, Candarian memastikan bila pihaknya memberikan sejumlah opsi untuk pihak Transjakarta.

Sebab, secara etika pengerjaan revitalisasi halte tersebut harus melalui persidangan bersama pihak TACB dan TSP.

"Ada opsi opsi yang disampaikan kepada pihak Transjakarta apa keputusannya, apakah ada kompromi direndahkan atau dibongkar, belum dapat kesimpulan yang pasti ya karena belum memanggil mereka," lanjutnya.

Menurutnya, permasalah ini bukanlah hal yang baru. Pasalnya, pembangunan revitalisasi di kawasan objek diduga cagar budaya (ODCB) juga terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

"Ini kan masalahnya bukan yang di HI, kita juga melihat di Jatinegara yang tempatnya gereja di apa itu, saya ga tau persis tapi depan gereja koinonia (GPIB Koinonia). Itu kan menjulang dan salah satu di antara halte ikonik yang akan dibangun dan berarti persoalannya tidak hanya di Hotel Indonesia tetapi juga di Jatinegara," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved