Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Valentino 'Jebret' Simanjuntak Mundur Sebagai Host Liga 1 2022

Valentino Simanjuntak atau Valentino Jebret mengundurkan diri sebagai host siaran Liga 1 2022. Valentino berduka atas Tragedi Kanjuruhan.

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Valentino Simanjuntak ditemui usai jumpa pers di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022). Valentino Simanjuntak atau Valentino Jebret mengundurkan diri sebagai host siaran Liga 1 2022. Valentino berduka atas Tragedi Kanjuruhan. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Presenter Olahraga Valentino Simanjuntak atau Valentino Jebret mengundurkan diri sebagai host siaran Liga 1 2022.

Keputusan Valentino Jebret itu sebagai buntut tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Data terakhir yang dikatakan Kapolri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan ada 125 orang yang meninggal akibat tragedi usai laga Liga 1 2022 Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

Valentino Jebret mengabarkan keputusannya mundur dari host Liga 1 2022 melalui akun resmi instagramnya @radotvalent, Minggu (2/10/2022).

Dalam keterangannya, Valentino Jebret memaparkan enam poin yang menjadi alasannya hengkang sebagai host Liga 1 2022.

Baca juga: Merah Membara di GBK, Suporter Nyanyi Angkat Flare: Arema, Arema, Kami di Sini Arema

Berikut enam poin yang dipaparkan Valentino Jebret sebagai alasan kemundurannya sebagai komentator Liga 1 2022:

Pernyataan resmi Valentino Jebret atas pengunduran dirinya dari Liga 1 2022.
Pernyataan resmi Valentino Jebret atas pengunduran dirinya dari Liga 1 2022. (instagram/radotvalent)


1. Bahwa kejadian/peristiwa di Stadion Kanjuruhan pada tanggal 1 Oktober 2022 menjadi tragedi bagi seluruh insan persepak bolaan nasional menyebabkan hilangnya nyawa para pecinta sepak bola yang hingga saat ini pernyataan ini disampaikan berjumlah 130 jiwa.

Yang mana tragedi ini bukan hanya duka bagi insan persepakbolaan nasional, tetapi juga bagi warga Indonesia yang telah menjadi perhatian internasional.

Nyawa seseorang bukan lagi permasalahan sepakbola melainkan masalah kemanusiaan;

2. Bahwa saya sebagai bagian dari insan sepakbola nasional merasa prihatin dan sedih yang mengakibatkan semangat/hasrat untuk berpartisipasi dalam program BRI Liga 1 2022/2023 sudah pada titik terendah dalam karier saya sebagai host dan komentator program sepakbola nasional.

Baca juga: Laga Persib Vs Persija Ditunda, Thomas Doll Belum Kesampaian Tukar Cerita dengan Luis Milla

Hilangnya semangat tersebut akan berdampak pada kontribusi saya yang tidak akan lagi memberikan hal yang maksimal seperti yang telah saya berikan sebelumnya;

3. Bahwa saya menyampaikan pengunduran diri sebagai host dan komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022;

4. Bahwa sikap tersebut juga sebagai bentuk rasa simpati dan empati saya kepada para korban serta seluruh insan persepakbolaan nasional.

Menyaksikan pertandingan sepakbola sejatinya dapat menjadi sarana hiburan, pengaplikasian nilai rivalitas sportif, sekaligus menjadi momen silaturahmi sebagai alat pemersatu bangsa dan bukan sebaliknya;

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved