Diganjar Surat Peringatan, 120 PKL Depan Pasar Ciracas Bakal Ditertibkan Pekan Depan

Berdasarkan hasil rapat di tingkat Pemkot Jakarta Timur, sebanyak 120 PKL di depan Pasar Ciracas akan direlokasi ke Pasar Cibubur dan lokasi binaan

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa
Petugas Satpol PP Kelurahan Ciracas saat memberikan Surat Peringatan 1 dan 2 kepada Pedagang Kaki Klima atau PKL di depan Pasar Ciracas, Jakarta Timur. Rencananya, petugas Satpol PP setempat akan melakukan penertiban atau penggusuran 120 PKL yang mendiami depan Pasar Ciracas pada Rabu, 5 Oktober 2022. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pemkot Jakarta Timur bakal melakukan penertiban 120 pedagang kaki lima (PKL) depan Pasar Ciracas, Kelurahan/Kecamatan Ciracas pada Rabu (5/10/2022).

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan penertiban tersebut dilakukan menyusul aduan warga terkait kemacetan dan akses trotoar untuk pejalan kaki yang diserobot para PKL.

"SP (surat peringatan) 1 dan SP 2 sudah kami berikan, SP 3 diberikan pada Senin. Kemudian, penataan dilakukan hari Rabu," kata Rikia di Jakarta Timur, Minggu (2/10/2022).

Berdasarkan hasil rapat di tingkat Pemkot Jakarta Timur, sebanyak 120 PKL di depan Pasar Ciracas akan direlokasi ke Pasar Cibubur dan lokasi binaan (Lokbin) Susukan, Kecamatan Ciracas.

Pasalnya untuk rencana relokasi ke Pasar Ciracas yang sebelumnya dicanangkan batal, karena pihak Pasar Ciracas belum siap terkait lahan parkir digunakan menampung PKL.

"Kemudian dari koordinasi bersama PD Pasar Jaya hampir 75 persen perdagangan di dalam Pasar Ciracas menolak keberadaan PKL yang masuk ke lahan parkir Pasar Ciracas," ujarnya.

Baca juga: Siap-Siap! PKL yang Masih Bandel di Kota Tua Bakal Ditertibkan

Baca juga: Seminggu ke Depan, Satpol PP Bakal Gelar Razia Berkali-kali Pastikan Rawa Malang Bebas Prostitusi

Rikia menuturkan pihaknya sudah pasang spanduk imbauan bahwa berdasar Perda DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2007 dilarang berdagang di atas trotoar, bahu jalan, dan saluran air dilarang.

Termasuk bersurat Manager (Perusahaan Listrik Negara) PLN UP3 Ciracas untuk pemindahan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang terletak di trotoar depan Pasar Ciracas.

"Ini upaya yang sebelumnya sudah dilakukan untuk mengurangi aktivitas PKL depan Pasar Ciracas. Setiap harinya pukul 06.00 WIB kita juga kegiatan gebah (menghalau) ketertiban," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved