Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Kesaksian Suporter Selamat Tragedi Kanjuruhan: Banyak Ibu-ibu, Anak Kecil Sesak Karena Gas Air Mata

Betapa mencekamnya kondisi saat tragedi Kanjuruhan terjadi. Banyak orangtua, anak-anak, ibu-ibu yang terlihat sesak lantaran tembakan gas air mata.

Editor: Siti Nawiroh
Kompas.com/Suci Rahayu
Betapa mencekamnya kondisi saat tragedi Kanjuruhan terjadi 1 Oktober 2022. Banyak orangtua, anak-anak, ibu-ibu yang terlihat sesak lantaran tembakan gas air mata. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Suporter yang selamat dari tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang 1 Oktober 2022 menceritakan betapa mencekamnya kondisi ketika kerusuhan terjadi.

Bahkan banyak orangtua, anak-anak, ibu-ibu yang terlihat sesak lantaran tembakan gas air mata.

Cerita itu diungkap salah satu suporter tersebut di akun media sosial Twitternya.

Melalui konferensi Pers, Irjen Nico Afinta menyebut lebih dari 100 orang meninggal dunia.

Tragedi Stadion Kanjuruhan ini pun membuat banyak orang berduka.

Baca juga: Korban Tewas Jadi 130 Orang, 191 Luka-luka, Simak Update Terbaru Tragedi Stadiun Kanjuruhan

Salah satu Aremania atau supporter Arema FC yang berada di lokasi kejadi menceritakan kronologinya.

Ia menuliskan kesaksiannya melalui cuitan di Twitter melalui akun LIBRA_12 @RezqiWahyu_05.

Pemilik akun tersebut mengaku sangat berduka atas kejadian tersebut. 
Berikut kesaksian Aremania atas tragedi Stadion Kanjuruhan dikutip dari akun Twitter @RezkiWahyu_05.

Gas air mata mengepung tribun penonton pascalaga Arema Vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Akibat kerusuhan itu, sekitar 129 orang meninggal dunia dan puluhan dirawat di berbagai rumah sakit di Kabupaten Malang, Kota Malang dan sekitarnya.
Gas air mata mengepung tribun penonton pascalaga Arema Vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Akibat kerusuhan itu, sekitar 129 orang meninggal dunia dan puluhan dirawat di berbagai rumah sakit di Kabupaten Malang, Kota Malang dan sekitarnya. (Istimewa)

"Assalamualaikum Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam"nya terhadap korban insiden yg terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya
Yg kedua syukur alhamdulillah, sy di beri keselamatan sampai dirumah.. Dan Bisa menceritakan kronologi versi sya pribadi disini,"

"Disini saya akan coba menceritakan kronologi insiden yang terjadi di kanjuruhan 1 oktober 2022

"Dari awal saya masuk stadion (kondisi pemain sedang pemanasan) semua berjalan aman dan tertib hingga kick off pukul 20.00,"

"Kick off dimulai dan pertandingan berjalan aman, tanpa kericuhan sedikitpun.. Yg ada hanya supporter Arema saling melontarkan psywar ke arah pemain persebaya,"

"Babak pertama selesai, dan saat jeda istirahat, ada sekitar 2-3 kali kericuhan sedikit di tribun 12-13, yang bisa segera diamankan oleh pihak berwenang,"

"Babak ke-2 berlanjut dan tim persebaya berhasil mencetak gol.nya yang ke-3 Arema FC semakin tampil menyerang menggempur gawang Persebaya, tapi tidak ada gol yang tercipta

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved