Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Sikapi Tragedi Kanjuruhan, Anies Baswedan Ucap, ''Banyak Ibu Ayah Rasakan Kedukaan Luar Biasa''

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berduka atas tragedi Kanjuruhan di mana seratusan lebih suporter meninggal pascalaga Arema FC Vs Persebaya.

Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022). Terbaru, Anies menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarganya akibat tragedi Kanjuruhan di mana pascalaga Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022), banyak jatuh korban jiwa akibat tembakan gas air mata pihak kepolisian. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berduka atas tragedi Kanjuruhan di mana seratusan lebih suporter meninggal dunia pascalaga Arema FC Vs Persebaya.

Kelar laga Arema FC kotra Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022), kerusuhan muncul yang diwarnai masuknya suporter ke tengah lapanga.

Pihak kepolisian yang di dalam area stadion sudah memperingatkan mereka namun massa tak terkendali. Sehingga polisi pun menembakkan gas air mata.

Suporter yang berada di tribun penonton pun kena imbasnya. Mereka mencoba menyelamatkan diri dari gas air mata sehingga banyak yang terinjak-injak dan kehabisan napas.

Menanggapi insiden paling memilukan tersebut dengan jatuhnya banyak korban, Anies menyampaikan duka cita yang mendalam bagi para korban dan keluarganya.

Baca juga: Ketum The Jakmania Soal Tragedi Kanjuruhan: Jangan Ada Lagi Pertandingan Malam Hari

"Izinkan kami menyampaikan duka cita atas wafatnya begitu banyak dari kejadian tadi malam di Malang," kata Anies setelah menjadi pembicara di SUPERMENTOR-27 di Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2022).

Anies menilai perlu evaluasi secara menyeluruh berbagai macam pihak, agar kejadian serupa tidak terjadi dimanapun dan kapanpun.

Banyak orangtua yang kehilangan anak-anak mereka. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban maupun masyarakat Indonesia yang merasakan duka sangat mendalam ini.

Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (SURYA/PURWANTO)

"Begitu banyak ibu ayah yang hari ini merasakan kedukaan yang luar biasa. Semoga tidak berulang lagi kejadian seperti ini."

"Kita semua sama-sama melakukan evaluasi di tempat kita masing-masing agar kejadian ini tidak boleh terjadi dimanapun, kapanpun," ujar Anies.

Liga 1 Ditunda Sementara

Buntut tragedi Kanjuruhan, PSSI memutuskan menghentikan sementara Liga 1 2022 selama sepekan untuk menghormati para korban.

Kelanjutan Liga 1 menunggu hasil investigasi PSSI, PT Liga Indonesia Baru atau PT LIB selaku operator dan pihak kepolisian.

Baca juga: Nyanyian Duka Curva Nord Persipasi Bekasi Saat Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan Malang

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved