Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Sikapi Tragedi Kanjuruhan, Anies Baswedan Ucap, ''Banyak Ibu Ayah Rasakan Kedukaan Luar Biasa''

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berduka atas tragedi Kanjuruhan di mana seratusan lebih suporter meninggal pascalaga Arema FC Vs Persebaya.

Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022). Terbaru, Anies menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarganya akibat tragedi Kanjuruhan di mana pascalaga Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022), banyak jatuh korban jiwa akibat tembakan gas air mata pihak kepolisian. 

Sementara Liga 2, Liga 3 dan Turnamen ELite Pro Academy serta kualifikasi Piala Asia U-17 2023 tetap berjalan. Demikian dikatakan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Yunus menegaskan PSSI telah memberikan catatan keras kepada panita penyelenggara dan klub-klub untuk belajar dari insiden tragedi Kanjuruhan.

“Yang jelas yang dihentikan liga 1 saja, kompetisi lainnya tetap dilakukan. Tentu kami, PT LIB untuk liga 2 telah memberikan instruksi bahwa Panpel, termasuk kepada klub untuk mengambil langkah-langkah antisipatif dan untuk EPA karena ini anak-anak, hari ini final, kita yakin bahwa final sore ini akan berjalan lancar karena tanpa penonton,” kata Yunus Nusi di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (2/102/2022).

Kolase foto tim Persija Jakarta dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan
Kolase foto tim Persija Jakarta dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Kolase Tribun Jakarta)

Diketahui, Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang berlangsung pada tanggal 1-9 Oktober 2022 di Stadion Pakansari, Bogo. Hal itu juga sudah ia sampaikan kepada beberapa negara yang ada di grup B.

Indonesia berada di grup B bersama dengan Guam, Uni Emirate Arab, Palestina dan Malaysia.

“Kemudiaan AFC U-17 yang berlangsung kemarin, kemudian tanggal 3, 5, 7 dan 9 (Oktober) di Stadion Pakansari tetap kita lanjutkan,” ujar Yunus Nusi.

“Kawan-kawan dari peserta memang sudah menanyakan dan kami sampaikan tetap dilanjutkan tentu dengan dasar bahwa tidak ada rivalitas di Pakansari, tidak ada pengerahan suporter yang banyak,” beber dia.

Yunus Nusi mengatakan pihaknya sangat menyesal dan turut berduka atas meninggalkan banyak korban usai laga Arema Fc vs Persebaya Surabaya.

“Atas nama ketua umum PSSI dan sepakbola indonesia mengucapkan turut berbelasungkawa yang amat dalam atas tragedi di Kanjuruhan yang kita tahu bersama banyak memakan banyak korban,” kata Yunus Nusi.

“PSSI sangat menyesal atas kejadian ini, tentu ini jadi kejadian yang luar biasa bagi kita semua selaku federasi dan kita bermohon dan berdoa semoga tidak ada lagi hal-hal yang seperti ini di sepakbola Indonesia,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut Yunus Nusi belum bisa memberikan statement tegas begitupun siapa yang harus tanggung jawab atas kejadian ini.

Yunus Nusi mengatakan dirinya juga masih menunggu hasil investigasi yang diketuai oleh Ketum PSSI di Malang.

Ia memastikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beserta pengurus, Dirut PT LIB beserta Direksi Komite Disiplin sudah menuju Malang untuk investigasi.

PSSI akan berkoordinasi dengan pihak keamanan, Panpel termasuk pihak klub Arema.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved