Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Beda Makna Ekspresi Putri Candrawathi di Bareskrim Polri dan Mako Brimob, Lebih Legowo Terima Nasib?

Beberapa waktu lalu, Putri Candrawathi sempat tampil di depan publik sebelum ditahan karena kasus kematian Brigadir J.

Editor: Siti Nawiroh
Tribunnews.com
Beda makna ekspresi yang ditunjukan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ketika berbicara di hadapan publik saat di Bareskrim Polri dan Mako Brimob. Kini sudah legowo? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Beda makna ekspresi yang ditunjukan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ketika berbicara di hadapan publik saat di Bareskrim Polri dan Mako Brimob.

Beberapa waktu lalu, Putri Candrawathi sempat tampil di depan publik sebelum ditahan karena kasus kematian Brigadir J.

Hal ini menjadi kedua kalinya Putri Candrawathi berbicara di depan publik, setelah sebelumya di Mako Brimob.

Rupanya ada perbedaan makna ekspresi yang ditunjukan ibu beranak empat tersebut.

Puti Candrawathi diketahui berbicara pertama kali kepada publik saat datang ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/8/2022) untuk menjenguk Ferdy Sambo.

Baca juga: Didoakan Berjodoh dengan Adik Brigadir J, Vera Simanjuntak Sebut Reza dan Almarhum Ada Kemiripan

Putri Candrawathi saat itu tampak menggunakan masker putih dengan wajah lesu dan mata sembab.

Mata sebelah kirinya tampak memerah dan seperti bekas bengkak.

"Saya Putri bersama anak-anak, saya tetap mencintai suami, doakan kami, saya ikhlas memaafkannya, segala perbuatan yang kami berdua alami yang sangat sulit ini," ujar Putri Candrawathi dengan suara tangis yang tak bisa melanjutkan kata-kata lagi dalam tayangan Kompas TV saat itu.

Berbeda saat Putri Candrawathi bicara kepada publik ketika hendak ditahan Bareskrim Polri, Jumat (30/8/2022)

Dalam kesempatan tersebut, Putri mengaku ikhlas harus ditahan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Dia juga pun menitipkan anak-anaknya selama dirinya ditahan.

Putri Candrawathi, mengenakan baju tahanan oranye bernomor 077 ketika keluar dari Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri pada Jumat (30/9/2022).
Putri Candrawathi, mengenakan baju tahanan oranye bernomor 077 ketika keluar dari Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri pada Jumat (30/9/2022). (Tribunnews.com)

 "Saya ikhlas diperlakukan seperti ini dan saya mohon doanya agar bisa melalui semua ini. Dan saya mohon izin titipkan anak saya di rumah dan di sekolah mereka masing-masing," kata Putri saat itu.

Lebih lanjut, dia juga meminta anak-anaknya untuk tetap fokus dalam mengenyam pendidikan. Sebaliknya, dia juga meminta anak-anaknya fokus untuk menggapai cita-citanya.

"Untuk anak-anakku sayang, belajar yang baik dan tetap gapai cita-cita mu dan selalu berbuat yang terbaik," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved