Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Gas Air Mata! Kesaksian Suporter Arema FC Ini Dibuat Sulit Bernapas di Dalam dan Luar Stadion

Gas air mata yang ditembakkan aparat kepolisian menjadi salah satu penyebab banyaknya korban jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang

Istimewa
Gas air mata mengepung tribun penonton pascalaga Arema Vs Persebaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Akibat kerusuhan itu, sekitar 129 orang meninggal dunia dan puluhan dirawat di berbagai rumah sakit di Kabupaten Malang, Kota Malang dan sekitarnya. 

"Saya memutuskan keluar sebelum chaos terjadi, menjadi keputusan yang tepat."

"Saya tak bisa membayangkan telat keluar beberapa menit saja," ungkap dia.

Baca juga: Arema FC Vs Persebaya Tewaskan 174 Orang, Berikut Posko Informasi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Detik-detik kerusuhan yang terjadi diwarnai suara-suara petasan dan kepulan asap dari gas air mata.

Di saat sudah berhasil keluar Stadion Kanjuruhan, Abi tak langsung bisa bernapas lega.

Gas air mata juga ditembakkan di luar stadion, dan membuatnya lagi-lagi sulit bernapas.

"Celakanya, di luar pun sama. Di luar tetap ditembaki (gas air mata). Sampai harus berlindung di kios orang," cerita dia.

Dalam video yang beredar, banyak yang menunjukkan situasi di tribune selatan.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Laga Arema FC Vs Persebaya, The Jak Cilincing: Panpel Belum Siap Hadapi Derbi

Nyatanya, sisi utara tak lepas dari kepungan asap gas air mata.

"Kena mas," cerita dia soal kondisi di tribune utara ditembaki gas air mata.

"Beberapa menit setelah saya keluar, orang-orang sudah semburat (kacau balau), injek-injekan keluar dari pintu yang sempit itu," terangnya.

"Pergi" Sebelum Kembali

Mereka yang masuk dalam daftar korban sudah "pergi".

Hanya nama yang tersisa ke pangkuan keluarga mereka.

Petugas mengecek foto-foto korban Tragedi Kanjuruhan pascalaga Arema VS Persebaya untuk diperlihatkan kepada keluarga yang sedang mencari anggota keluarganya di salah satu rumah sakit di Malang, Minggu (2/10/2022).
Petugas mengecek foto-foto korban Tragedi Kanjuruhan pascalaga Arema VS Persebaya untuk diperlihatkan kepada keluarga yang sedang mencari anggota keluarganya di salah satu rumah sakit di Malang, Minggu (2/10/2022). (Surya/Sugiharto)

Baca juga: Suporter Arema FC Korban Selamat Kami Dipukul, Ditendang Petugas, Hingga Teman Kami Meninggal

Abi, berada di tengah tragedi Kanjuruhan, tak menampik banyaknya korban meregang nyawa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved