Kebakaran Hari Ini

Gegara ODGJ Buang Puntung Rokok, Satu Rumah di Depok Kebakaran

Tessy mengatakan, pria ODGJ tersebut melarikan diri sesaat rumah di Depok itu kebakaran.

Istimewa
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah di Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (3/10/2022). Kebakaran ini diduga dipicu aksi penghuni rumah yang terindikasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) membuang puntung rokok ke bahan mudah terbakar.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS - Si jago merah mengamuk dan menghanguskan rumah tinggal di Jalan H Kahfi Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Kota Depok, siang hari ini, Senin (3/10/2022).

Rumah tersebut ditinggali oleh sembilan orang, dan pada saat kejadian hanya ada tiga orang yang berada di dalam rumah.

Dari tiga orang yang berada di dalam rumah tersebut, satu di antaranya terindikasi mengalami gangguan jiwa alias Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Diduga, kebakaran ini akibat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tersebut merokok dan membuang puntung yang masih menyala hingga mengenai barang yang mudah terbakar.

"Ada satu orang terindikasi ODGJ, pria, dan ini yang kami khawatirkan. Pada saat kejadian katanya yang ODGJ ini sedang merokok. Namun tetap dikedepankan asas praduga tak bersalah ya," ujar Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Damkar Kota Depok, Tessy Haryati, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (3/10/2022).

"Makanya sampai sekarang belum diketahui penyebab kebakaran itu apa karena ranahnya polisi ya," ujarnya lagi.

Baca juga: Berawal Api di Dapur Warteg, Sejumlah Kios di Pondok Kelapa Ludes Terbakar

Tessy mengatakan, pria ODGJ tersebut melarikan diri sesaat rumah di Depok itu kebakaran.

"Kita sedang menyelidiki yang ODGJ ini laki-laki usia 40 tahunan, dan saat kejadian ini yang bersangkutan kabur," tuturnya.

Terakhir, Tessy menegaskan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan seluruh penghuni rumah berhasil selamat.

Baca juga: Bocah Perempuan 10 Tahun Penghuni Rusun di Jakarta Timur jadi Korban Pelecehan ODGJ

Namun demikian, tingkat kerusakan akibat kebakaran ini mencapai 95 persen.

"Itu kerusakan sudah 95 persen gak ada yg bisa diselamatin (barang-barang), ada dua unit motor dan satu sepeda yang juga terbakar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved