Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Jumlah Korban Kerusuhan Kanjuruhan TERBARU: 125 Orang Meninggal Teridentifikasi, 21 Orang Luka Berat

Pihak kepolisian mengumumkan sebanyak 125 orang meninggal akibat kerusuhan pasca pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

SURYA/PURWANTO
Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Sebanyak 127 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka dalam kerusuhan tersebut menyusul kekalahan Arema FC dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

Nyoman Eddy menambahkan, dari 125 korban meninggal dunia, semuanya telah teridentifikasi.


Polri Naikkan Status Penyidikan Kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan

Dikutip dari TribunJatim.com, Polisi telah meningkatkan status kasus tragedi Sadion Kajuruhan Malang pasca-laga Arema FC vs Persebaya Surabaya ke tahap penyidikan, Senin (3/10/2022).

Status penyelidikan dinaikkan ke tahap penyidikan setelah polisi melakukan gelar perkara terkait kasus tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menjelaskan polisi melakukan pemeriksaan atas dasar Pasal 359 KUHP dan Pasal 360 KUHP.

Adapun pasal pasal 359 KUHP berbunyi: “Barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun”.

Sementara pasal 360 KUHP berbunyi: "Barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan orang luka berat dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau hukuman kurungan selama-lamanya satu tahun".

"Kami saat ini melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi. Dari hasil pemeriksaan tersebut tim melakukan gelar perkara."

"Dari hasil gelar perkara tim meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Tim juga akan kerja secara maraton," kata Dedi ketika gelar rilis di Polres Malang pada Senin (3/10/2022).

Sementara itu, sebanyak 28 anggota kepolisian akan menjalani pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik.

"Ini pun masih dalam proses pemeriksaan. Sesuai perintah Presiden, Kapolri bekerja secara cepat."

"Namun, unsur ketelitian kehati-hatian dan pembuktian secara ilmiah juga menjadi standar tim ini bekerja," tegas Dedi.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Update Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan, 125 Korban Meninggal Teridentifikasi, 21 Orang Luka Berat.
Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Sri Juliati

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved