Cerita Kriminal

Tahu Suami Ditembaki Penembak Misterius di Tambora, Istri: Saya Gemeter, Dengkul Lemes

Saat kejadian, sang istri, Sujiati (54), berada tak jauh dari lokasi penembakan suaminya. Saat itu, ia sedang berbincang dengan warga lainnya

Kolase TribunJakarta.com/Ist
Istri Nurhasan, Sujiati, menceritakan kejadian penembakan misterius yang dialami suaminya di Jalan Tanah Sareal I, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (2/10/2022). Penembakan dilakukan pria aberjaket ojol dengan menggunakan air softgun. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Penembakan oleh orang tak dikenal terjadi di Jalan Tanah Sareal I, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (1/10/2022) subuh.

Petugas keamanan lingkungan, Nurhasan (58) menjadi sasaran tembak pelaku sesaat menangkap basah dua pria hendak membuka pintu gerbang sebuah rumah.

Kedua pria menggunakan sepeda motor dan seorang di antaranya yang mengenakan jaket ojol melakukan penembakan kepada Nurhasan

Saat kejadian, sang istri, Sujiati (54), berada tak jauh dari lokasi penembakan suaminya. Saat itu, ia sedang berbincang dengan warga lainnya sebelum pergi ke pasar.

Namun, tiba-tiba saja ia mendengar suara tembakan beberapa kali.

"Saya denger suara tembakan. Apaan itu rampok mungkin," katanya kepada TribunJakarta.com pada Minggu (1/10/2022).

Baca juga: Video Detik-detik Perampokan di Toko Emas ITC BSD, Pengunjung Berlari Ketakutan: Ada yang Ditembak?

Begitu ada suara tembakan, Sujiati mendengar warga berteriak bahwa Hasan tertembak.

Mendengar itu, Sujiati langsung mendadak lemes.

"Pas denger suami saya ketembak, saya gemeter enggak bisa ngomong. Dengkul saya lemes mau nyamperin," tambahnya.

Nurhasan (58) yang tertembak sejumlah peluru angin di Jalan Tanah Sareal I, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (1/10/2022).
Nurhasan (58) yang tertembak sejumlah peluru angin di Jalan Tanah Sareal I, Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu (1/10/2022). (Satrio Sarwo Trengginas/TribunJakarta.com)

Namun, Sujiati bernafas lega begitu melihat suaminya tak mengalami luka parah.

Belakangan baru diketahui, senjata yang digunakan pelaku bukan senjata api melainkan airsoft gun.

Nurhasan pun seakan kebal saat sejumlah peluru melesat ke arahnya.

"Paling yang luka tangan sama paha aja sih tapi enggak parah. Kalau dada juga ketembak tapi hanya merah aja," cerita Sujiati.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved