Persija Jakarta

The Jakmania Berharap FIFA Tak Bekukan Sepak Bola Indonesia Imbas Tragedi Kanjuruhan

Banyaknya korban jiwa dalam tragedi Kanjuruhan tentu jadi perhatian dunia dan FIFA selaku induk sepak bola dunia tidak akan tinggal diam melihatnya

Kolase TribunJakarta.com/net
Presiden FIFA Gianni Infantino dan tragedi Kanjuruhan - The Jakmania Bekasi Raya berharap federasi sepak bola dunia, FIFA, tidak membekukan sepak bola Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan suporter.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - The Jakmania Bekasi Raya berharap federasi sepak bola dunia, FIFA, tidak membekukan sepak bola Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan suporter. 

Ketua Korwil Bekasi Raya Arief Ramdan mengatakan, pihaknya sangat berduka dan menyesali tragedi yang membuat ratusan nyawa melayang.

Banyaknya korban jiwa dalam tragedi Kanjuruhan tentu jadi perhatian dunia dan FIFA selaku induk sepak bola dunia tidak akan tinggal diam melihatnya.

"Itu yang teman-teman khawatirkan, jangan sampai sepak bola Indonesia di-banned FIFA," kata Arief, Selasa (4/10/2022). 

Sepak bola Indonesia saat ini sedang dalam fase bertumbuh, sejumlah pemain muda lahir bahkan berkarir di luar negeri. 

Baca juga: Sikapi Tragedi Kanjuruhan, LaNyalla Minta Semua Pihak Evaluasi Pola Stewards sesuai Regulasi FIFA

Timnas Indonesia juga sedang dalam tahap membangun ulang pondasi, jangan sampai akibat dibekukan justru membuat runtuh apa yang sedang dibangun. 

"Sepak bola itukan sejatinya hiburan rakyat, harus menyatukan sebagai sebuah harapan bersama meraih prestasi," tegas dia. 

Suporter The Jakmania Korwil Bekasi Raya menggelar aksi tabur bunga dan menyalakan lilin untuk korban tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022).
Suporter The Jakmania Korwil Bekasi Raya menggelar aksi tabur bunga dan menyalakan lilin untuk korban tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022). (Istimewa)

Dia meminta tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang diusut secara tuntas serta harus ada evaluasi di tubuh PSSI selaku induk organisasi sepaka bola Indonesia dan PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga. 

"Saya sebagai suporter berharap kejadian ini tidak terulang lagi, kasus ini juga harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya," tegas dia. 

Suporter The Jakmania Bekasi Raya juga menggelar tabur bunga dan menyalakan lilin, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk ucapan belasungkawa terhadap korban. 

Baca juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, PSSI Hentikan Liga 1 Tapi Liga 2, Liga 3 dan Piala Asia U-17 Tetap Jalan

Aksi tabur bunga dan menyalakan lilin digelar di Gedung Juang Tambun, ratusan suporter The Jakmania Korwil Bekasi Raya hadir pada Senin (3/10/2022).  

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved