Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Jadi Tempat Ditahannya Putri Candrawathi, Ini Sejarah Rutan Salemba Kejaksaan Agung

Jadi tempat ditahannya Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo, inilah sejarah dari Rutan Salemba.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta
Jadi tempat ditahannya Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo, inilah sejarah dari Rutan Salemba. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jadi tempat ditahannya Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo, inilah sejarah dari Rutan Salemba.

Diketahui, hari ini penyidik Bareskrim Polri melakukan pelimpahan tahap II kepada para tersangka pembunuhan dan obstruction of justice kasus Brigadir J ke Kejaksaan Agung.

Total ada 11 tersangka yang diserahkan penyidik Bareskrim Polri kepada jaksa penuntut umum (JPU).

Setelah pelimpahan para tersangka, selanjutnya kewenangan penahanan berada di tangan JPU.

Jampidum Kejagung, Fadil Zumhana, menyampaikan tujuan penahanan para tersangka yakni untuk memudahkan proses persidangan.

Baca juga: Menyesal & Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J, Ini Beda Ucapan Ferdy Sambo di Bareskrim & Kejaksaan

"Karena kita ingin perkara ini disidangkan cepat, sederhana, ringan, memudahkan bawa tersangka ke persidangan," ujarnya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, dilansir Tribunnews.com.

Sembari menunggu proses persidangan, para tersangka pembunuhan dan obstruction of justice kasus Brigadir J ditahan di tiga tempat berbeda.

Untuk Putri Candrawathi dipindahkan penahanannya dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung RI.

Putri Candrawathi, mengenakan baju tahanan oranye bernomor 077 ketika keluar dari Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri pada Jumat (30/9/2022).
Putri Candrawathi, mengenakan baju tahanan oranye bernomor 077 ketika keluar dari Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri pada Jumat (30/9/2022). Usai berstaus tahanan Kejaksaan, Putri Candrawathi dipindahkan ke Rutan Salemba. (Tribunnews.com)

Selanjutnya, ada tujuh tersangka yang dititipkan Kejaksaan Agung di Rutan Mako Brimob.

Mereka yakni Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Diketahui, ketujuh orang tersebut merupakan tersangka kasus Obstruction of Justice atau tindakan menghalang-halangi proses penegakan hukum kasus pembunuhan Brigadir J.

Kemudian, tiga tersangka lainnya dititipkan Kejaksaan Agung di Rutan Bareskrim Polri.

Ketiganya yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, dan Kuat Maruf.

Sejarah Rutan Salemba

Baca juga: Foto Ini Bukti Kuat Maruf Diperlakukan Berbeda saat di Kejagung, Ferdy Sambo dan Putri Istimewa?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved