Kasus Penipuan Binomo, Indra Kenz Hari Ini Jalani Sidang Tuntutan di Pengadilan Negeri Tangerang

Terdakwa investasi bodong Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz bakal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (5/10/2022).

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Tribunnews/Jeprima
Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Terdakwa investasi bodong Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz bakal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (5/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG  - Terdakwa investasi bodong Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz bakal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (5/10/2022).

"Sidang lanjutan hari ini, acara tuntutan. Dimulai jam 10.30 WIB kalau sesuai jadwal," kata Humas PN Tangerang, Arif Budi Cahyono saat dikonfirmasi.

Pasalnya, terdakwa Indra Kenz masih akan menjalani persidangan dengan cara virtual.

Hanya tim pengacara saja yang dihadirkan dalam setiap persidangan.

Seperti diketahui, Indra Kenz didakwa melakukan pidana judi online, penyebaran berita bohong  melalui media elektronik.

Baca juga: Babak Baru Calon Mertua Indra Kenz, Berkas Perkara Sudah Dilempar ke Kejari Tangsel

Hal tersebht mengakibatkan kerugian konsumen melalui transaksi elektronik, penipuan atau perbuatan curang, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Alhasil, Indra Kenz didakwa pasal berlapis dalam kasus investasi bodong aplikasi Binomo.

Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Indra Kenz tampil dengan rambut cepak dan menggunakan baju tahanan. Selain itu, barang bukti berupa gepokan uang seratus ribu rupiah juga ditampilkan di atas meja. Jumlah duit dalam plastik itu berbeda-beda, ada yang berjumlah Rp 214 juta, Rp 925 juta, dan Rp 106 juta.
Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Indra Kenz tampil dengan rambut cepak dan menggunakan baju tahanan. Selain itu, barang bukti berupa gepokan uang seratus ribu rupiah juga ditampilkan di atas meja. Jumlah duit dalam plastik itu berbeda-beda, ada yang berjumlah Rp 214 juta, Rp 925 juta, dan Rp 106 juta. (Tribunnews/Jeprima)

"Terdakwa Indra Kenz dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat aksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian yang dilakukan oleh terdakwa," tutur jaksa penuntut umum saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalan Taman Makam Pahlawan, Tangerang, Jumat, 12 Agustus 2022 lalu.

Indra Kenz dalam didakwa pasal berlapis.  Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) dan/atau Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 dan/atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. 

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved