Mahalnya Tarif Parkir Pasar Perumnas Klender Dikeluhkan Warga: 2 Jam Bayar Rp 5 Ribu

Parkir kendaraan di Pasar Perumnas Klender, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kembali dikeluhkan pengunjung.

Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Istimewa
Area parkir di Pasar Perumnas Klender. Warga melaporkan ke aplikas pusat informasi dan layanan masyarakat milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JAKI (Jakarta Kita) tentang keberadaan juru parkir liar di Pasar Perumnas Klender yang membuat pengunjung pasar harus membayar parkir sampai dua kali dengan tarif yang sama. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Parkir kendaraan di Pasar Perumnas Klender, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kembali dikeluhkan pengunjung.

Sebelumnya pada Kamis (22/9/2022) lalu, warga melaporkan keberadaan juru parkir liar  yang membuat mereka harus dua kali membayar parkir kendaraan.

Kini tarif parkir di pasar naungan PD Pasar Jaya yang tidak lain merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI Jakarta tersebut dikeluhkan warga karena dianggap terlampau mahal.

Berdasar aduan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dengan nomor JK2210050108, warga diharuskan membayar Rp 5.000 untuk parkir sepeda motor dalam waktu tidak sampai dua jam.

"Tarif parkir di Pasar Perumnas ada kenaikan ya, ko jadi mahal. Saya sering ke sini, setau saya dua jam pertama Rp 3.000. Ini kok belum ada dua jam Rp 5.000," tulis pelapor Jaki pada Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Dear Pak Anies, Warga Keluhkan Juru Parkir Liar di Pasar Perumnas Klender: Bayar Sampai Dua Kali

Dalam aduan melalui aplikasi Jaki yang dibuat pada Rabu pukul 09.57 WIB tersebut pelapor juga melampirkan dokumentasi struk parkir resmi dari Pasar Perumnas Klender.

Berdasar struk pelapor masuk ke Pasar Perumnas Klender pukul 07.39 WIB dan keluar pukul 09.12 WIB, tapi untuk waktu parkir selama satu jam 32 menit itu dia harus membayar Rp5.000.

"Bayar parkir jadi mahal. Ini pasar, harusnya tarif menyesuaikan," keluh pelapor dalam aduan pada aplikasi Jaki.

TribunJakarta.com telah berupaya mengonfirmasi aduan warga terkait tarif parkir di Pasar Perumnas Klender kepada Manager Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza.

Tapi hingga berita ditulis Gatra urung memberi respon, sementara berdasar status penanganan pada aplikasi Jaki aduan masih dalam tahap koordinasi ke PD Pasar Jaya.

Sebelumnya, masalah parkir di Pasar Perumnas Klender juga dikeluhkan warga melalui aplikasi Jaki pada Kamis (22/9/2022) dan diterima dengan nomor laporan JK2209220095.

Pasar Perumnas Klender yang berada di Jalan Teratai Putih Raya 19, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur. Warga melaporkan ke aplikas JAKI tentang keberadaan juru parkir liar di Pasar Perumnas Klender yang membuat pengunjung pasar harus membayar parkir sampai dua kali dengan tarif yang sama. 
Pasar Perumnas Klender yang berada di Jalan Teratai Putih Raya 19, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur. Warga melaporkan ke aplikas JAKI tentang keberadaan juru parkir liar di Pasar Perumnas Klender yang membuat pengunjung pasar harus membayar parkir sampai dua kali dengan tarif yang sama.  (infopangan.jakarta.go.id)

Dalam aduannya warga mengaku tidak hanya harus membayar uang parkir kepada petugas resmi di pintu keluar, tapi juga kepada juru parkir liar di dalam Pasar Perumnas Klender.

"Mau complain karena bayar parkir dua kali. Ada yang minta di diparkiran dan pintu keluar, dan tarif di parkiran motor (joki) sama dengan tarif pada pintu keluar," kata pelapor Jaki, Kamis (22/9/2022).

Padahal beda dengan uang parkir resmi yang masuk sebagai pendapatan Pemprov DKI Jakarta, uang diberikan pengunjung pasar kepada juru parkir liar masuk ke kantong pribadi.

Keberadaan juru parkir liar di Pasar Perumnas Klender pun sebelumnya sudah pernah dikeluhkan warga, tapi hingga kini pasar milik Pemprov DKI Jakarta belum bebas dari juru parkir liar.

"Dengan seperti ini saya malas untuk parkir di Pasar Perumnas Klender. Mohon untuk solusinya. Lokasi pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Jalan Malaka Sari," tulis pelapor dalam aduan di Jaki.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved