Ajudan Jenderal Ferdy Sambo Ditembak

Menyesal & Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J, Ini Beda Ucapan Ferdy Sambo di Bareskrim & Kejaksaan

Inilah perbedaan pernyataan Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J saat dirinya berada di Bareskrim maupun di Kejaksaan.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kolase Tribun Jakarta/Kompas TV/Kapuspen Kejagung
Inilah perbedaan pernyataan Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J saat dirinya berada di Bareskrim maupun di Kejaksaan. 

Saat itu, dengan suara lantang Ferdy Sambo mengaku dirinya sudah diperiksa sebanyak 4 kali dalam kasus tewasnnya Brigadir J.

"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang ke empat," ucap Irjen Ferdy Sambo dikutip TribunJakarta dari Kompas TV Live.

"Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya, dan sekarang yang ke empat di Bareskrim Polri," imbuhnya.

Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Brigadir J.
Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Brigadir J. (Kompas TV)

Dengan suara lantang, Irjen Ferdy Sambo meminta maaf kepada institusi Polri.

"Selanjutnya saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi," ucap Ferdy Sambo.

"Terkait peristiwa di rumah dinas saya di Duren Tiga,"

"Yang kedua saya selaku ciptaan tuhan ingin menyampaikan permohonan maaf kepada institusi polri," imbuhnya.

Tak cuma itu Irjen Ferdy Sambo juga mengungkapkan rasa belasungkawannya untuk keluarga Brigadir J.

"Demikian belangsungkawa atas meninggalnya Brigadi Yoshua," ujar Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Foto Ini Bukti Kuat Maruf Diperlakukan Berbeda saat di Kejagung, Ferdy Sambo dan Putri Istimewa?

Meski begitu, Irjen Ferdy Sambo tetap mengungkit soal dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada istrinya Putri Candrawati.

"Semoga keluarga diberikan kekuatan namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan saudara Yoshua kepada istri dan keluarga saya," ucap Irjen Ferdy Sambo dengan tatapan mata tajam.

Lalu Irjen Ferdy Sambo meminta masyarakat untuk tidak berasumsi tanpa dasar terhadap kasus penembakan Brigadir J.

"Saya harapkan kepada seluruh pihak untuk bersabar tidak memberikan asumsi, persepsi yang menyebabkan simpang siurnya peristiwa di rumah dinas saya," kata Irjen Ferdy Sambo.

Di akhir pernyataannya, Irjen Ferdy Sambo meminta doa masyarakat untuk istri dan anak-anaknya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved