Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Dibocorkan Mahfud MD, Malam Ini Kapolri Bakal Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Dibocorkan Menko Polhukam, Mahfud MD, malam ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menyampaikan tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Editor: Elga H Putra
Tribunnews
Menteri Kooordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat mengumumkan pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/10/2022). Terkini, Mahfud MD mengumumkan TGIPF Tragedi Kanjuruhan merekomendasikan penghentian sementara gelaran Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 Indonesia.  

TRIBUNJAKARTA.COM - Dibocorkan Menko Polhukam, Mahfud MD, malam ini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menyampaikan tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD melalui unggahan di akun Twitter resminya @mohmahfudmd, Kamis (6/10/2022).

Dalam cuitannya, Mahfud MD menyebut Kapolri juga akan mengumumkan anggota Polri yang diduga melanggar kode etik terkait tragedi Kanjuruhan.

Menurut Mahfud MD, adanya tersangka malam ini akan memudahkan kerja Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpinnya dalam mengusut kasus tragedi Kanjuruhan.

"Insyaallah, malam ini Kapolri akan mengumumkan Tersangka pelaku tindak pidana dan Terduga pelanggaran etik dlm Tragedi Sepakbola Kanjuruhan Malang

Baca juga: Simbol Kedukaan, Polisi dan Suporter di Depok Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Pengumuman tersebut akan mempermudah investigasi yg dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yg dibentuk dengan Kepres 19/2022," tulis Mahfud MD.

31 Polisi Diperiksa

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengungkapkan ada 31 polisi yang diperiksa terkait kasus itu.

Suasana mencekam saat tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).
Suasana mencekam saat tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022). (Surya Malang/Purwanto)

"Saat ini dari Irwasum maupun Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri," ujarnya dalam konferensi pers di Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10/2022), dilansir Tribunnews.com.

Namun, Dedi tidak menjelaskan secara rinci pemeriksaan itu apakah terkait soal aturan FIFA yang melarang penggunaan gas air mata di stadion.

"Rekan-rekan mungkin besok (hari ini) baru akan saya sampaikan tentang progress baik dari tim audit investigasi yang dilakukan oleh Propam maupun irwasum, juga tim sidik."

"Dalam hal ini gabungan dari bareskrim maupun dari Polda Jawa Timur," jelas Dedi.

Saat ini, Polri juga tengah mencari pelaku perusakan Stadion Kanjuruhan Malang.

Mereka akan mencari pelaku berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved