Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Ini Lirik Lengkap Lagu Baru Iwan Fals Berjudul Kanjuruhan: 'Nyawa Melayang, Gas Air Mata Melayang'

Musisi yang terkenal dengan lagu bernada kritis itu menyinggung kemunafikan pada Tragedi Kanjuruhan.

TribunJabar.com
Iwan Fals 

TRIBUNJAKARTA.COM - Musisi legendaris tanah air, Iwan Fals turut bersuara mengenai Tragedi Kanjuruhan.

Bukan dengan pernyataan diri atau protes unjuk rasa, pria bernama lengkap Virgiawan Listanto itu bersuara lewat lagu yang dibuatnya.

Judulnya Kanjuruhan, persis nama stadion yang kini merekam duka dengan menjadi saksi bisu meninggalnya 125 nyawa manusia.

Diketahui, 125 suporter sepak bola  dari anak-anak hingga dewasa tewas usai laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Korban jiwa yang mayoritas Aremania itu kehilangan nyawa setelah kericuhan melibatkan aparat keamanan yang represif dan menggunakan gas air mata di dalam stadion.

Baca juga: Di Tengah Haru Tragedi Kanjuruhan, Timnas Indonesia U-17 Bikin Bangga Kalahkan UAE: Momentum Bersatu

Lagu Kanjuruhan dirilis melalui kanal Youtube Iwan Fals Official pada Selasa (5/10/20220).

Hanya dengan petikan gitar, Om Iwan, biasa disapa, bernyanyi dengan nada liris.

Dalam lagunya, Kanjuruhan telah mengajarkan banyak hal, mulai dari kebersamaan, kepedulian hingga tentang kebodohan dan kemunafikan.

Om Iwan menyoroti betul tentang penggunaan gas air mata oleh aparat.

Melayangnya gas air mata menjadi pemicu melayangnya ratusan nyawa.

Kepanikan hingga mengakibatkan orang-orang saling menginjak juga dikabarkan Om Iwan.

Iwan Fals
Iwan Fals (TRIBUNNEWS)

Musisi yang terkenal dengan lagu bernada kritis itu menyinggung kemunafikan pada Tragedi Kanjuruhan.

Harapan turut dilantunkan, agar tak pernah ada lagi tragedi, tak ada lagi nyawa melayang di dunia sepak bola.

Berikut lirik lengkap lagu berjudul "Kanjuruhan" karya Iwan Fals.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved