Senada dengan Anies, Wagub Ariza Akui Pembangunan Sumur Resapan Masih Perlu Buat Kendalikan Banjir

Sependapat dengan Anies Baswedan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui pembangunan sumur resapan masih diperlukan untuk pengendalian banjir.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/10/2022). Sependapat dengan Anies Baswedan, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui pembangunan sumur resapan masih diperlukan untuk pengendalian banjir. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui pembangunan sumur resapan masih diperlukan untuk pengendalian banjir.

Hal ini senada dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sempat menyinggung manfaat dari hadirnya sumur resapan.

"Ya artinya gini, Pemprov kan pernah menganggarkan dan melaksanakan. Kemudian juga kemarin kan tidak disetujui oleh DPRD. Sekarang juga pemprov merasa perlu bahwa sumur resapan ini dirasakan manfaatnya cukup memberikan pengaruh yang positif pada penanganan banjir," kata pria yang akrab disama Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Sayangnya, anggaran sumur resapan tahun ini memang sudah dihapuskan lantaran menimbulkan polemik dan dianggap tak efektif.

Oleh sebab itu, untuk di tahun 2023 masih dalam pembahasan lantaran DKI Jakarta bakal dipimpin oleh Pj Gubernur karena masa jabatan Anies berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Baca juga: Jakarta Banjir Lagi, Anies Malah Pamer Sumur Resapan, PSI: Hal Murahan yang Dapat Diberikan ke Warga

"Ya memang itu nanti kan masih pembahasan. Pembahasan nanti kan pada Pj Gubernur ya tentang program-program untuk 2023 pembahasan anggaran kami sekarang ini sudah menyiapkan, tapi nanti program-programnya nanti pembahasan detailnya bersama DPRD. Saya kira kan nanti setelah tanggal 16 itu artinya sudah menjadi kewenangan gubernur," paparnya.

Anies Singgung Sumur Resapan Saat Jakarta Kebanjiran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekankan tentang pentingnya sumur resapan di lokasi rawan banjir.

Anies mengungkapkan, lokasi yang paling membutuhkan sumur resapan adalah wilayah dengan dataran cekung.

"Karena tempat-tempat yang cekungan seperti inilah yang paling potensi. Di situlah yang harus dipompa. Di situlah jawaban mengapa sumur resapan itu penting. Sumur resapan itu penting untuk daerah yang cekung," kata Anies di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2022).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Dengan adanya sumur resapan, sambung Anies, membuat genangan dan banjir surut lebih cepat.

"Terbukti di daerah yang sumur resapannya sudah terbangun dengan baik, walaupun cekung, terjadi genangan air yang tinggi, tetapi kecepatan surutnya menjadi sangat tinggi," ucapnya.

Diketahui, anggaran untuk pembuatan sumur resapan resmi dihapus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2022.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved