Persija Jakarta

Tragedi Kanjuruhan Bikin Thomas Doll Geleng-geleng, Pemain Persija Sampai Mau Disiapkan Psikolog

Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu membuat pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll turut merasakan duka mendalam.

Editor: Wahyu Septiana
Tribun Jakarta
Kolase foto Pelatih Persija Jakarta dengan rantis. Thomas Doll berharap situasi bisa kembali aman sebelum Liga 1 2022-2023 dimulai kembali. Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu membuat pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll turut merasakan duka mendalam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu membuat pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll turut merasakan duka mendalam.

Tragedi yang menghilangkan ratusan nyawa manusia itu dinilai sudah berlebihan.

Semua pihak terkena imbasnya, begitu juga tim Persija Jakarta yang tengah menjalani kompetisi Liga 1.

Thomas Doll sampai menawarkan pemainnya bantuan psikolog terkait adanya tragedi di Kanjuruhan.

Seperti diketahui, pada pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya (1/10/2022) ada ratusan korban meninggal setelah terjadi kerusuhan di dalam stadion.

Investigasi atas masalah ini masih terus dilakukan dan beberapa tim sudah mulai bekerja untuk mencari fakta di lapangan.

Baca juga: Persija Sudah Gencarkan Persatuan Suporter: Persib Sampai Bonek Respek, Anies Baswedan Menyukai

Imbas dari tragedi yang memilukan ini kompetisi Liga 1 2022/2023 akan berhenti hingga dua pekan ke depan.

Hal ini dilakukan untuk menghormati korban dan demi melancarkan proses investigasi.

Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, memberi tanda jari jempol di sela latihan tim di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).  Latihan digelar sebagai persiapan jelang laga Persija Jakarta vs Madura United di stadion tersebut, Sabtu (17/9/2022) besok. 
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, memberi tanda jari jempol di sela latihan tim di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/9/2022).  Latihan digelar sebagai persiapan jelang laga Persija Jakarta vs Madura United di stadion tersebut, Sabtu (17/9/2022) besok.  (Instagram @persija)

Terkait insiden ini, Thomas Doll menyoroti kondisi psikis pemainnya.

Dia sudah melakukan komunikasi dengan anak asuhnya setelah insiden di Kanjuruhan.

Menurutnya, hal ini harusnya tidak pernah terulang di sepak bola saat ratusan penonton harus meninggal di stadion.

“Saya sangat sedih dengan insiden itu. Saya sudah melakukan pembicaraan pertama dengan para pemain saya ke arah itu."

Baca juga: Kesedihan Luar Biasa Thomas Doll Lihat Tragedi Kanjuruhan: Ini Tak Boleh Terjadi di Sepak Bola

"Mereka semua dapat dimengerti sangat prihatin."

"Ini tidak ada hubungannya dengan sepak bola lagi."

"Semua itu membuatmu sangat, sangat bijaksana," kata Thomas Doll dilansir dari laman Bild.de.

Pelatih asal Jerman ini menambahkan jika klub akan mempersiapkan bantuan psikologis untuk pemain.

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll.
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll. (Media Persija)

Mental dan psikologi pemain menjadi hal utama sebelum mereka kembali berlatih dan mempersiapkan kompetisi.

"Kami akan berlatih lagi untuk pertama kalinya pada hari Selasa."

"Kemudian akan bertanya kepada para pemain apakah mereka menginginkan psikolog," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved