Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Berharap Laga Liga Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga Sore Hari

Stadion Patriot Candrabhaga di pusat Kota Bekasi jadi kandang bagi Persija Jakarta (Liga 1), FC Bekasi City (Liga 2) dan kandang Persipasi Kota Bekasi

TribunJakarta.com/Yusuf Bahctiar
Suporter The Jakmania menyalakan flare dan petasan saat laga persahabatan Persija Jakarta vs Sabah FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (6/5/2022) petang.  Terkini, atas terjadinya tragedi Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (1/10/2022) malam mengakibatkan ratusan suporter tewas, Polres Metro Bekasi Kota berharap laga Liga Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga tidak digelar malam hari.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Polres Metro Bekasi Kota berharap pertandingan Liga Indonesia di Stadion Patriot Candrabhaga digelar tidak malam hari berkaitan tingkat kerawanan.

Hal ini disampaikan menyusul terjadinya kerusahan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022 lalu.  

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, pihaknya berharap pertandingan liga digelar sore hari. 

"Ya memang kalau dilihat dari unsur kerawanan di mana-mana malam itu lebih rawan, kami sebenarnya berharapnya (main) sore," kata Rama, Jumat (7/10/2022).   

Baca juga: Kapolri Tetapkan Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan, dari Direktur LIB hingga Panpel Arema

Polres Metro Bekasi Kota, lanjut dia, tetap mengikuti kebijakan di tingkat pusat.

Kejadian di Stadion Kanjuruhan tentu menjadi evaluasi penyelenggaraan liga ke depannya. 

"Nanti kita lihat ini kan evaluasi menyeluruh yang dilaksanakan PSSI maupun tataran tingkat pusat kita tinggal mengikuti saja nanti," tegasnya.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (7/10/2022).
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra di Mapolres Bekasi Kota, Jumat (7/10/2022). (TribunJakarta.com/Yusuf Bahctiar)

Kota Bekasi sendiri kebagian jatah penyelenggaraan Liga Indonesia, mulai dari kasta terendah Liga 3, Liga 2 dan Liga 1. 

Stadion Patriot Candrabhaga di pusat Kota Bekasi jadi kandang bagi Persija Jakarta (Liga 1), FC Bekasi City (Liga 2) dan kandang Persipasi Kota Bekasi sekaligus lokasi penyelenggaraan Liga 3 Seri 1 Jawa Barat. 

"Kami masih menunggu, karena kita di sini juga menyelenggarakan ada Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 di Stadion Patriot Candrabhaga, maka sebagaimana keputusan sementara untuk kompetisi dihentikan," tegas dia.

Diberitakan, kerusuhan suporter pecah usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Aksi tiga ribuan suporter tuan rumah, Aremania, merangsek ke dalam lapangan dibalas polisi dengan tembakan gas air mata ke berbagai penjuru, termasuk ke tribun penonton.

Baca juga: Fasilitas Stadion Patriot Bekasi Rusak Imbas Bentrok Suporter FC Bekasi City vs PSIM Yogyakarta

Hal itu justru membuat kepanikan puluhan ribu suporter lainnya untuk menyelamatkan diri hingga terjadi saling injak di pintu keluar.

Namun, dari sekian belas pintu keluar stadion, hanya satu pintu yang terbuka.

Terkini, pemerintah melaporkan jumlah korban meninggal dunia dari tragedi Kanjuruhan mencapai 131 orang dan ratusan orang lainnya luka-luka.

Sejauh ini, kepolisian telah menetapkan enam orang sebagai tersangka atas tragedi Kanjuruhan.

Keenamnya yakni  Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita; Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, Abdul Haris; dan Officer Security Arema FC, Suko Sutrisno.

Lalu, Kabag OPS Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo; Danki Brimob Polda Jaawa Timur, AKP Hasdarmawan; dan Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved