Warganya Kebanjiran, Lurah Kembangan Rela Rogoh Isi Dompet: Tinggal Pilih Kayak Makan di Kondangan

Lurah Kembangan Selatan, Danang Putra merogoh kocek pribadi untuk mentraktir warganya yang kena dampak banjir di permukiman RW 009.

ISTIMEWA
Lurah Kembangan Selatan, Danang Putra, memborong mie rebus di lokasi banjir di kawasan Kembangan Selatan pada Kamis (6/10/2022) untuk warganya yang terkena banjir. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Lurah Kembangan Selatan, Danang Putra merogoh kocek pribadi untuk mentraktir warganya yang kena dampak banjir di permukiman RW 009.

Sebab, bantuan makanan masih disiapkan untuk warga.

"Ada dapur sosial tapi enggak bisa dadakan. Besok baru ada makanannya. Untuk mengantisipasi kelamaan, saya traktir makanan buat warga yang kena dampak," katanya kepada TribunJakarta.com pada Kamis (6/10/2022).

Danang membelikan ratusan nasi uduk, sate ayam, bakso hingga mie rebus.

Makanan itu sudah tersedia layaknya prasmanan. Warga tinggal pilih saja.

Baca juga: Kali Pesanggrahan Meluap, 3  RT di Kembangan Terendam Banjir

"Ada pengungsi yang mau tinggal turun dari rumahnya. Terus ngambil aja kayak lagi ke kondangan atau secara prasmanan gitu," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, hujan yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan banjir di sejumlah tempat.

Suasana warga hendak mengambil makanan yang sudah disediakan di lokasi banjir Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (6/10/2022) malam.
Suasana warga hendak mengambil makanan yang sudah disediakan di lokasi banjir Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Kamis (6/10/2022) malam. (ISTIMEWA)

Salah satunya berada di wilayah Jakarta Barat, tepatnya di Jalan H Briti, Kembangan Selatan.

Menurut Lurah Kembangan Selatan, Danang Putra, ada tiga RT yang terkena dampak banjir tersebut.

"Ada tiga RT. RT 002, RT 004 dan RT 005 di RW 009," katanya saat dihubungi TribunJakarta.com pada Kamis (6/10/2022).

Banjir tersebut disebabkan oleh debit air Kali Pesanggrahan yang meluap akibat hujan deras.

Luapan Kali Pesanggrahan menyebabkan warga yang bermukim di bantaran kali terpaksa mengungsi.

Baca juga: Dipastikan Mobil Bisa Kelelep, Tol BSD Kembali Ditutup Karena Banjir untuk Kelima Kalinya

"Ada 50 jiwa yang mengungsi ke musala. Selain itu 100 rumah tergenang," tambahnya.

Air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 17.00 WIB.

Hingga pukul 21.00 WIB, tinggi air belum menunjukkan penurunan.

"Jam 21.00 WIB mulai tinggi lagi nih," pungkasnya.

Dikerahkan sekitar 20 personel gabungan dari Satpol PP, BPBD, Sumber Daya Air, PPSU, Tagana dan Sudin Sosial untuk bersiaga di lokasi banjir.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved