Persija Jakarta

Bukan Cuma di Liga 1, Persija Sangar di Uji Coba, Taktik Thomas Doll Bikin Bhayangkara FC Merana

Persija Jakarta membuktikan kualitasnya bukan cuma di kompetisi resmi Liga 1, Bhayangkara FC menjadi korban keganasan taktik pelatih Thomas Doll.

Editor: Wahyu Septiana
Media Persija
Kolase foto Pelatih Persija Thomas Doll dan Skuat Persija Jakarta. Persija Jakarta membuktikan kualitasnya bukan cuma di kompetisi resmi Liga 1, Bhayangkara FC menjadi korban keganasan taktik pelatih Thomas Doll. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Persija Jakarta membuktikan kualitasnya bukan cuma di kompetisi resmi Liga 1, Bhayangkara FC menjadi korban keganasan taktik pelatih Thomas Doll.

Kompetisi resmi Liga 1 memang sedang dihentikan sementara, namun Persija Jakarta terus bersiap mematangkan taktik yang diberikan Thomas Doll.

Untuk menjaga sentuhan pemain disaat Liga 1 dihentikan, Persija Jakarta melangsungkan pertandingan uji coba melawan Bhayangkara FC.

Uji coba Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC berlangsung di Nirwana Park, Bojongsari, Depok, pada Sabtu (8/10/2022) pagi.

Pertandingan uji coba itu dimainkan dengan durasi waktu 3x45 menit.

Pada laga tersebut, Persija Jakarta tampil perkasa dengan mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor telak 3-1.

Baca juga: Doa Bersama, Presiden Persija Ungkap Tragedi Kanjuruhan Tak Pernah Hilang dari Sejarah Indonesia

Persija yang tampil tanpa Hanno Behrens dan Abdulla Yusuf Helal langsung menggempur pertahanan Bhayangkara FC sejak awal pertandingan.

Terbukti pada 45 menit pertama, Persija unggul dengan skor 3-0 lewat gol yang dicetak Michael Krmencik, Riko Simanjuntak, dan Ondrej Kudela.

Terungkap alasan di balik fisik pemain Persija Jakarta yang selalu tampil prima di tiap laganya.
Terungkap alasan di balik fisik pemain Persija Jakarta yang selalu tampil prima di tiap laganya. (Youtube Persija Jakarta)

Pada babak kedua, beberapa pemain masuk menggantikan pemain yang sudah bermain di babak pertama, seperti Ondrej Kudela dan Hansamu Yama.

Ada pun Hanif Sjahbandi yang berubah posisi dari gelandang menjadi pemain bertahan.

Babak kedua berakhir tanpa ada tambahan gol.

Di babak terakhir Persija yang unggul 3-0 tidak dapat menambahkan keunggulan meski beberapa kali sempat mengancam gawang Bhayangkara.

Justru tim tamu yang mampu memperkecil ketinggalan lewat gol yang dicetak oleh Youssef Ezzejjari.

Baca juga: Bung Ferry dan Presiden Persija Ikut Jakmania Doa Bersama 7 Harian Tragedi Kanjuruhan

Skor bertahan 3-1 hingga wasit meniup peluit akhir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved